Muhammadiyah Jateng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jabodetabek

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 10 Januari 2020 10:54 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SEMARANG – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melalui Disaster Management Center (MDMC) dan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Tengah telah menyiapkan dana Rp 2 Miliar untuk membantu korban banjir di Jabodetabek dan sekitarnya.

Hal itu disampaikan Tafsir, Ketua PWM Jateng saat memberikan keterangan mengenai respon Muhammadiyah Jateng terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek pada awal tahun 2020.

Respon ini kata Tafsir menegaskan bahwa sudah menjadi kultur bagi Muhammadiyah untuk selalu tanggap terhadap bencana yang terjadi.

"Muhammadiyah mempunyai prinsip, sekarang bencana, sekarang juga berangkat. Untuk itu, begitu bencana terjadi, Muhammadiyah langsung mengambil langkah-langkah kedaruratan," kata Tafsir, pada Rabu (8/1) di Kantor PWM Jawa Tengah.

Tidak hanya menyalurkan bantuan kata Tafsir, Muhammadiyah Jateng juga mengirimkan relawan mandiri yang sudah koordinasi dengan MDMC PP Muhammadiyah di Menteng, Jakarta.

Relawan MDMC Jateng yang sudah diberangkatkan berjumlah 25 relawan yang direkrut oleh Pemerintah Provinsi Jateng dan sudah berangkat bersama 100 relawan lain Jateng. Relawan ini diberangkatkan langsung oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, pada Selasa (7/1).

Sementara itu, Chairil Anam Ketua Bidang Tanggap Darurat MDMC Jateng menjelaskan bahwa dana Rp. 2 Miliar akan disalurkan dalam bentuk uang yang akan diaplikasikan sesuai kebutuhan di lapangan dengan sasaran uatama wilayah Bogor, Banten dan Bekasi.

“Untuk ketiga wilayah tersebut, MDMC Jateng sudah menyediakan masing-masing 2.000 paket sembako, 2.000 peralatan sekolah, dan menyiapkan anggaran untuk membangun senitasi air bersih,” jelas Chairil Anam.

Selain itu, kata Chairil, Jika Tim MCMC sudah mendapatkan lokasi yang tepat akan membangun buatkan hunian sementara bagi warga yang rumahnya terkena banjir dan tertimbun tanah longsor.

Saat ini MDMC Jateng sudah mempunyai 631 relawan kebencanaan terlatih, 30 personil diantaranya sudah bersertifikasi BNPB dan Basarnas sehingga, kata Chairil MDMC Jateng selalu siap membantu daerah yang mengalami bencana. (Andi)

Shared:
Shared:
1