KHM DIY Bangun Kesadaran Ekologis Masyarakat

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 05 Januari 2020 15:19 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Ekologi dipahami oleh Muhammadiyah sebagai persoalan yang tidak terpisahkan satu sama lain, sehingga gerakan kultural Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) diharap dapat bergerak di level isu bagaimana membangun kesadaran ekologis dan perencanaan kepada publik.

Hal itu disampaikan David Effendi, Pembina Kader Hijau Muhammadiyah  di sela-sela acara Diskusi Publik Indonesia dalam Pusaran Ekologi dan Deklarasi Kader Hijau Muhammadiyah DIY yang berlangsung di Aula PP Muhammadiyah, pada Jum’at (3/1).

“Saya mendorong Kader Hijau Muhammadiyah memanfaatkan segala macam sumber daya yang tersedia baik website, media sosial, dan forum-forum kajian kritis. Di KHM sudah memulai mendorong warga Muhammadiyah untuk mengurangi akses-askes produk kapitalisme yang merusak lingkungan seperti kemasan plastik dan gaya hidup yang tidak ramah lingkungan,” kata David.

Selain kampanye kesadaran ekologis, Dosen Ilmu Pemerintahan UMY menjelaskan fokus dari KHM adalah membela lingungan dari berbagai macam kegiatan manusia yang ekloitasi alam secara berlebihan tanpa adanya perizinan sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan.

“Atas nama orang-orang kuat lokal atau orang-orang kaya yang punya modal untuk melakukan kerusakan. Dan ini sudah mulai diadvokasi oleh KHM seperti di Surabaya dan Yogyakarta, seperti isu penambangan pasir yang merusak sumber air disekitaran Merapi juga menjadi isu KHM yang sudah dikaji,” jelas David. (andi)

Shared:
Shared:
1