UM Purwokerto Luncurkan Pusat Studi Dakwah Komunitas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 07 Desember 2019 15:10 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PURWOKERTO Dahlan Rais Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam sambutannya mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), melalui launching Pusat Studi Dakwah Komunitas, Sentra Halal UMP, Pusat Studi Pengembangan Cabang dan Ranting Muhammadiyah serta Sentra Kekayaan Intelektual UMP di Kampung Sri Rahayu, Banyumas, Jawa Tengah.

“Pusat dakwah komunitas ini bukti nyata bahwa Muhammadiyah melalui UMP bisa membina dan mengelola teman-teman yang belum tahu masjid, belum bisa berwudhu,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima tim Muhammadiyah.id pada Sabtu (7/12).

Launching pusat dakwah komunitas ini menjadi jawaban atas persoalan yg sering muncul di masyarakat, yaitu bagaimana dakwah bisa memperbaiki yang belum baik jika selalu dilakukan di masjid dan pusat-pusat ibadah.

Di era ini zaman semakin kompetitif, tapi lebih dari itu kolaborasi lebih penting.Peluncuran Pusat Studi Dakwah Komunitas menjadi bukti bahwa Muhammadiyah melalui UMP dapat berkolaborasi dengan siapa pun.Hal tersebut membuktikan bahwa Islam itu indah, Islam itu tentram, dan Islam itu menenangkan.

“Dakwah komunitas bagian dari usaha dakwah, dakwah dengansajian baru sesuai dengan perkembangan zaman,” tuturnya

Dahlan berharap dalam setiap amal yang dilakukan warga atau amal usaha Muhammadiyah memegang teguh prinsip dakwah Muhammadiyah sebagai pencerah umat, menggembirakan amal salih, dan bekerjasama dalam kebajikan.

Anjar Nugroho selaku rektor UMP menjelaskan dalam lauuching yang dilakukan pada Senin, (2/12/2019) ini usaha dakwah UMP untuk mendekatkan Muhammadiyah pada jamaah Kampung Sri Rahayu.Karena perlu pendekatan-pendekatan yang unik untuk dapat berdakwah di tempat-tempat yang tidak biasa seperti ini.

“Alhamdulillah kita punya Pak Bayu yang sudah dekat dengan jamaah. Tentu Pak Bayu menggunakan pendekatan-pendekatan khusus. Apalagi beliau bukan santri, kalau beliau santri mungkin akan kesulitan,” ungkapnya.

Dr Anjar mengungkapkan pusat dakwah ini ke depannya tidak hanya menggelar kajian-kajian melainkan dapat mengubah pola pikir yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan.

"Biasanya jamaah Muhammadiyah rapi, bersih dan pakaiannya bagus-bagus khas santri. Pada kesempatan ini kita semua membuka pola pikir dan kesempatan bahwasanya tidak hanya orang-orang yang rapi bersih seperti santri yang dapat mengaji. Karena setiap orang berhak untuk belajar berhak untuk mengaji dan memperbaiki diri," papar dia.

Dia menegaskan dengan launching Pusat Studi Dakwah Komunitas, Sentra Halal UMP, Pusat Studi Pengembangan Cabang dan Ranting Muhammadiyah serta Sentra Kekayaan Intelektual UMP harapannya UMP dapat bermanfaat dan berkontribusi secara luas bagi masyarakat serta dapat menguatkan dakwah Muhammadiyah secara umum.

Shared:
Shared:
1