Rakerpim

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 08 Februari 2011 12:36 WIB

Jakarta - Kaderisasi 'Aisyiyah, terutama dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM)  merupakan hal yang fundamental di seluruh  wilayah. Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah, Dra. Siti Noordjannah Djohantini, MM, M.Si,

saat mengutarakan arah gerakan dan program nasional 'Aisyiyah 2010-2015 dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) 'Aisyiyah Tingkat Pusat Tahap II, Jum'at - Sabtu (4-5/2/2011) di Wisma Depdagri, Jl. Kalibata, Jakarta Selatan. "Setidaknya ada penekanan untuk mengajak kader-kader kita," tuturnya.

Urgensi kader ini memang tidak diragukan lagi. Menurut Noordjannah, hal itu terkait dengan kepemimpinan yang berkontribusi langsung dengan revitalisasi gerakan. Revitalisasi sendiri, jelas mantan Ketua Umum Nasyiatul 'Aisyiyah ini, merupakan strategi moderat unruk melakukan perubahan dalam organisasi. Ia menambahkan, bagi 'Aisyiyah, revitalisasi merupakan pilihan tepat karena sistem gerakan atau prinsip ideologi sayap gerakan  perempuan Muhammadiyah ini telah mapan. Sementara itu, amal usaha dan sumber daya lain yang dimiliki telah meluas.

Pemimpin harus Aktif

Dalam konteks revitalisasi itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Dien Syamsudin, MA, mengharapkan para pemimpin 'Aisyiyah melakukan inovasi dan menemukan cara-cara baru yang lebih baik dalam merealisir program-program organisasi. Untuk itu, menurut Din, semua unsur Badan Pembantu Pimpinan (BPP) harus aktif dan sigap. "Saya berharap PP 'Aisyiyah lebih dinamis lagi, dan akhir maret ini sudah di set-up model-model baru." ujarnya.

Shared:
Shared:
1