Ketua BPP2TKI Tantang Muhammadiyah Siapkan Ribuan Perawat ke Timur Tengah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 11 Oktober 2012 06:41 WIB

Jakarta- Ketua Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Moh Jumhur Hidayat menantang Muhammadiyah untuk menyiapkan ribuan tenaga perawat dan kebidanannya untuk dikirim ke Timur Tengah, hal tersebut dikarenakan permintaan yang besar dari negara-negara timur tengah, yang saat ini sebagian besar masih didominasi tenaga kerja dari Filipina.

Hal tersebut disampaikan Jumhur Hidayat saat memberikan sambutan dalam acara Pelepasan 400 TKI Muhammadiyah kerjasama Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah dan STIE Ahmad Dahlan Jakarta di gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Menteng Raya No.62, Jakarta, Kamis (10/10/2012). Menurut Jumhur dengan kekuatan institusi pendidikan kesehatan yang dipunyai Muhammadiyah bukan hal yang tidak mungkin bagi Muhammadiyah untuk menyiapkan ribuan, bahkan puluhan ribu tenaga perawat dan bidan yang siap dikirim ke Timur Tengah. "Selama ini negara-negara Timur Tengah sangat menginginkan tenaga perawat Indonesia karena kultur yang tidak berbeda jauh, dibandingkan dengan Filipina," jelasnya. Hanya saja menurut Jumhur, perlu peningkatan kualitas bahasa asing yang dimiliki oleh calon TKI.

Sementara itu 400 TKI yang dilepas secara simbolis oleh ketua BNP2TKI, Ketua PP Muhammadiyah Bambang Sudibyo, dan ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah, rencananya akan dikirim ke Brunei Darussalam yang nantinya akan bekerja pada sektor konstruksi. menurut Bambang Sudibyo, selama ini sebagian TKI Muhammadiyah yang berada di Malaysia, selain bekerja juga melakukan aktifitas dakwah seperti memberi pengajian ataupun mengajar membaca Al Qur'an, dan beberapa diantaranya telah ditunjuk untuk mengajar tetap. 

Shared:
Shared:
1