FKUB Kabupaten Deli Serdang Silaturahim ke PP Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 29 Oktober 2019 17:04 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA — Kantor Pimpian Pusat (PP) Muhammadiyah mendapat kunjungan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Selasa (29/10) untuk belajar konsep kerukuanan dari Muhammadiyah.

Sebagai organisasi Islam tua di Indonesia, Muhammadiyah menurut Agung Danarto, Sekretaris PP Muhammadiyah, konsep bhineka tunggal ika bukan hanya diformalkan, melainkan oleh Muhammadiyah semboyan tersebut sudah diimplementasikan substansinya. Jadi konsep kerukunan bagi Muhammadiyah sudah sebagai suatu yang final.

Meskipun dikenal sebagai organisasi Islam, Muhammadiyah oleh banyak kalangan sering juga disebut sebagai organisasi sosial yang berbaju agama. Menurutnya, bukan suatu yang berlebihan karena karya nyata Muhammadiyah dalam bentuk Amal Usaha (AUM) telah banyak membantu bukan hanya umat Islam semata.

“Ada yang bilang Muhammadiyah merupakan organisasi sosial, yang berbaju agama. Buktinya sekian banyak kampus yang dimiliki oleh Muhammadiyah mahasiswanya kebanyakan dari luar Muhammadiyah, bahkan dari luar Islam, terlebih di kampus-kampus di daerah muslim sebagai minoritas,” tutur Agung.

Bukti tersebut menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir sebagai reaksi akan tergerusnya nilai-nilai kemanusiaan. Karena dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah tidak semata mengajak orang masuk Islam, tapi dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah adalah pencerdasan/pencerahan kepada semua umat beragama, yang berazas pada nilai keTuhanan dan kemanusiaan.

“Tidak perlu khawatir menyekolahkan anak-anak ke Muhammadiyah,” katanya

Agung mengisahkan, di salah satu daerah yang mayoritas non-muslim, Muhammadiyah juga dipercaya untuk menerima wakaf berupa tanah yang diamankan menjadi AUM bidang pendidikan. Artinya, persoalan hubungan antar umat bergama di Muhammadiyah sudah clear, karena sudah terjadi ‘simbiosis mutalisme’.

Serta, keberadaan Muhammadiyah yang telah lebih dari satu abad dan lebih tua dari Indonesia, merupakan bukti integrasi Muhammadiyah dengan Pemerintah Indonesia yang bersama bekerja untuk perbaikan kebangsaan dan kenegaraan.

Sementara, Waluyo, Ketua FKUB Kabupaten Deli Serdang  mengucap syukur atas diterimanya kunjungan mereka dan diberikan kesempatan untuk belajar mengenai kerukunan antar umat beragama dari PP Muhammadiyah. Kunjungan tersebut termasuk tugas yang diamahkan oleh Kementrian Agma Republik Indonesia.

Ia juga mengakui bahwa, tugas kerukunan umat beragama tidak bisa dilaksanakan oleh satu pihak saja, melainkan harus dilakukan oleh semua unsur bangsa Indonesia.

“Selain FKUB, peran perdamaian atau kerukunan juga dilakukan oleh kader-kader dari Muhammadiyah dan lain-lainnya. Seperti peran pencerdasan yang dilakukan melalui pendirian Amal Usaha, hal tersebut sebagai bukti nyata Muhammadiyah berbuat untuk kerukunan dan pencerdasan bangsa,” pungkasnya.

Shared:
Shared:
1