Pentingnya Menguatkan Pancasila sebagai Ideologi Negara

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 27 Oktober 2019 18:40 WIB
MUHAMMADIYAH. IDMANADO- Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Negara Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi Wasy Syahadah kerjasama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) kembali diadakan Sabtu (26/10). Kali ini bertempat di Aula DPRD Manado Sulawesi Utara dengan para peserta yang terdiri dari  Kader Instruktur Muhammadiyah. 
 
Acara dihadiri Sekretaris PW Muhammadiyah Sulawesi Utara, Nasri Sakamole dan pengurus MPK PDM Se-Sulawesi Utara.
 
Hadir sebagai narasumber Koordinator Tim Kerja, Faozan Amar,  Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) PP Muhammadiyah, Faiz Rafdhi, Delmus Puneri Salim, Rektor IAIN Manado dan Untung Cahyono,Biro Organisasi PP Muhammadiyah. 
 
Nasri mengatakan kegiatan ini sangat penting, karena tantangan kebangsaan kita kedepan semakin kompleks. 
 
“Bagaimana agar organisasi besar seperti Muhammadiyah ini terus  memberikan pencerahan tentang pentingnya menguatkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara,” ujar Nasri.
 
Untung Cahyono menambahkan, Seharusnya tidak ada lagi perdebatan Pancasila, karena Pancasila mengandung ciri Keislaman dan Keindonesiaan yang memadukan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan (humanism religious). 
 
“Pancasila adalah ideologi yang mengikat seluruh rakyat dan komponen bangsa," ujar Untung.
 
Menurut Delmus, rasa semangat nasionalisme yang terkandung dalam Pancasila bukan menghasilkan satu identitas yang sama, tapi bagaimana agar identitas lain muncul  namun tetap dalam bingkai persatuan Indonesia.
 
 “Ada kearifan lokal yang harus dihargai," ujarnya. 
 
Faozan Amar mengatakan, sejatinya tugas kader instruktur di tingkat wilayah, daerah, maupun cabang adalah mensosialisasilkan hasil Muktamar Muhammadiyah ke 47 tahun 2015 tentang Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wasy Syahadah.
Shared:
Shared:
1