Klinik Muhammadiyah Lamongan Raih Akreditasi Paripurna

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 21 Oktober 2019 14:25 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, LAMONGAN -- Tidak mau kalah dengan RS Muhammadiyah Lamongan yang telah terakreditasi KARS Paripurna pada 2014 dan 2019, Klinik Muhammadiyah Lamongan yang dulunya merupakan cikal bakal dari RS Muhammadiyah Lamongan saat inipun telah menyandang predikat terakreditasi paripurna dari Komisi Akreditasi FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama).


Satatus paripurna ini diterima oleh klinik setelah pada jumat 18 Oktober 2019 lalu, Komisi Akreditasi FKTP memberitahukan status akreditasi Klinik Muhammadiyah Lamongan sebagai klinik dengan status akretidasi paripurna melalui surat elektronik.


Diungkapkan M. Syamsu Dluha, Tim Akreditasi Klinik Muhamamdiyah Lamongan, proses survey oleh Komisi akreditasi FKTP untuk klinik Muhammadiyah Lamongan ini telah dilaksanakana pada tanggal 27 - 29 September 2019. 


"Dalam proses survey ini dua surveyor masing masing dari bidang Administrasi dan manajemen (ADMEN) dan Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) melakukan penilaian terhadap sistem menejemen klinik serta langkah klinik dalam upaya peningkatan mutu dan keselamtan pasien dalama memberikan pelayanan kepada pasien," kata dia, Senin (21/10). 


Klinik Muhammadiyah Lamongan bersama klinik pratama Muhammadiyah Karangasem paciran dipercaya oleh dinas kesehatan Kabupataen Lamongan untuk menjadi pioner bagi akretiasi klinik - klinik lain di lamongan yg berjumalah 67 klinik, dimana 13 diantaranya merupakan klinik Muhammadiyah.


Ia juga menjelaskan saat ini Klinik Muhammadiyah Lamongan menjadi klinik pratama rawat inap pertama di lingkungan Muhammadiyah yang memperoleh status akreditasi paripurna dari Komisi Akreditasi FKTP. 


Zuhdi Mukromin, Sekretaris Majelis Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menyampaiakan klinik muhammadiyah Lamongan sekarang harus siap menjadi 'jujugan' klinik2 yang lain. 


"Baik dari lingkup internal Persyarikatan maupun dari luar, baik dari lokal lamongan, regional jawa timur, maupun nasional untuk 'ngangsu kaweruh' (menimba ilmu), menjadi role model klinik yang sudah terakreditasi paripurna", pungkasnya. (Syifa)

 

Shared:
Shared:
1