Lewat Sekolah Wirausaha, Aisyiyah Bangkitkan Ekonomi Keumatan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 19 Oktober 2019 14:44 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA—Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta, selenggarakan wisuda Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA) XI dan Temu Kangen Alumni SWA Kota Yogyakarta dengan tema “Penguatan Jaringan Komunitas Untuk Menjawab Tantangan Era 4.0” pada Sabtu (19/10).
 
Rita Jatmikowati, Ketua Penyelenggara mengatakan wisuda ini merupakan yang ke sebelas, para lulusan sebelumnya sudah mencapai kurang lebih 300 alumni. Wisuda ini merupakan ujung dari belajar formal SWA. Para lulusan SWA ini ialah kader-kader ‘Aisyiyah yang memiliki minat khusus terhadap dunia enterpreneur. 
 
“Jumlah siswa yang siap di wisuda sebanyak 20, yang telah melewati beberapa tahap dan pertemuan. Diantaranya adalah sesi pembelajaran formal, sesi kunjungan workshop," tutur Rita.
 
Para alumni SWA diharapkan bisa menyusul senior-seniornya dalam dunia wirausaha, serta mampu menopang ekonomi keluarga. Sehingga peran perempuan ‘Aisyiyah lebih mandiri dalam keluarga.
 
Laras Wiendyawati, perwakilan dari Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah mengapresiasi segala kegiatan yang dilakukan oleh Pimpinan ‘Aisyiyah di bawahnya. Termasuk dalam pemberdayaan eknomi umat, karena ini juga selaras dengan pilar ketiga dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang diputuskan pada Mukatamat di Makassar.
 
“Pilar ketiga dakwah Muhammadiyah atau ‘Aisyiyah adalah dalam bidang ekonomi, karena mampu membuat umat mandiri, serta menjadikan organisasi kuat," katanya.
 
Ketika organisasi pada sektor ekonominya kuat, menurut Laras, akan berdampak pada semakin banyaknya amal usaha yang tentunya akan semakin memperluas jangkauan kebermanfaatan untuk umat. Maka, pada penguatan sektor ekonomi para pelakunya harus bisa berjejaring dengan banyak pihak, baik di dalam maupun dengan luar ‘Aisyiyah atau Muhammadiyah.
 
Laras juga berpesan kepada pelaku wirausaha untuk tidak melupakan koperasi, karena koperasi merupakan usaha bersama yang bisa menjadi suplay modal untuk memperluas dan memperkuat usaha yang telah ada. Saat ini kurang lebih ada sebanyak 2000 alumni SWA yang tersebar diseluruh Indonesia, banyaknya alumni ini bisa menjadi modal sosial potensial ‘Aisyiyah. (a'n
Shared:
Shared:
1