UMS Jajaki Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Islam Arab

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 12 Oktober 2019 19:46 WIB
MUHAMMADIYAH. IDKAIRO-  Lawatan ke Mesir padq tanggal 5-11 Oktober 2019, Rektor Univesitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sofyan Anif hadiri launching Program Studi Bahasa Indonesia di Universitas Al Azhar.
 
Selain itu, Rektor juga bersilaturahmi dengan jajaran Kedubes Indonesia untuk Mesir hingga Temu Kader Muhammadiyah di PCIM Mesir.
 
Di sela-sela itu Rektor UMS  bertemu dengan Sekjen Liga Perguruan Tinggi Islam Arab,  Ja'far Abdul Salaam, pada Kamis (10/10).
 
"Kami mengucapkan terima kasih, sudah diterima dan disambut dengan baik dan hangat. Ini menjadi langkah awal untuk penjajakan kerjasama pendidikan tinggi dengan UMS," ungkap Sofyan Anis.
 
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Anis memperkenalkan UMS. Ia menyebut UMS adalah salah satu perguruan tinggi milik Muhammadiyah yang memiliki 12 fakultas dengan lebih dari 59 program studi. "UMS jugamemiliki berbagai kerjasama internasional dengan 50an lebih mitra global. 
 
"UMS merupakan perguruan tingggi swasta terbaik di Indonesia," ujarnya.
 
Lebih lanjut Anif menyayatakan, peningkatan kerjasama pendidikan Indonesia - Mesir penting utk diperhatikan bersama, karena keduanya secara geopolitik dunia Islam memiliki peran penting di kawasan masing-masing.
 
"Indonesia negara muslim terbesar dunia dan juga penting untuk Asean, sedang Mesir juga negara yang penting untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika," kata Sofyan.
 
Dari pertemuan tersebut juga menjadi titik strategis bagi terjalinnya kerjasama pendidikan antara Perguruan Tinggi di Arab dg UMS secara khusus dan Muhammadiyah pada umumnya.
 
"Muhammadiyah adalah organisasi Islam swasta terbesar di Indonesia, dan salah satu core-nya adalah di bidang pendidikan. Membicarakan pendidikan di Indonesia tidak mungkin bisa terlepas dari peran Muhammadiyah. Muhammadiyah memiliki 168 universitas, 550 rumah sakit, lebih dari 12 ribu sekolah. Dan Liga Perguruan Tinggi Arab memiliki jaringan yang sangat luas kepada Universitas Islam di dunia. Ini potensi kerjasama yang bagus," tambah Sofyan Anif. 
 
Sumber: (Humas UMS)
Shared:
Shared:
1