Nasyiatul Aisyiyah Komitmen Wujudkan Keluarga Muda Sadar Ekologi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 05 Oktober 2019 13:30 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA -- Musibah kebakaran, dalam beberapa bulan terakhir ini terus menerus melanda Indonesia. Hal ini tentunya menjadi problem tersendiri bagi masyarakat. Terlebih, kejadian kebakaran hutan yang melanda Kalimantan dan Sumatera. Hutan yang seharusnya dapat membantu menghasilkan oksigen, menjadi bara api yang menyesakkan dada manusia. 

Disampaikan Gatot Supangkat, Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, bahwasannya lingkungan baru diperhatikan ketika terjadinya musibah, namun untuk pencegahan agar musibah tidak terjadi, belum diperhatikan.

Hal tersebut disampaikan Gatot dalam acara Ngaji Ekologi Pengajian Bulanan PP Nasyiatul Aisyiyah (PP NA), bertempat di Aula Gedung Muhammadiyah Jalan Ahmad Dahlan, Jum'at (4/10). 

Gatot juga menyampaikan sampai saat ini Indonesia masih belum bisa menetapkan batasan hutan.

"Keberadaan hutan memang penting, gunung juga penting. Demi kelangsungan ekosistem negara," kata dia. 

Gatot menjelaskan proses di dalam ekosistem itulah yang disebut ekologi.

"Sekarang ini perubahan iklim sudah jadi proyek. Padhal yang kita rasakan saat ini cuaca bukan iklim. Kalau mau tau betul bagaimana perubahan iklimnya, harus dalam data 30 tahun," jelasnya. 

Sementara itu, Nasyiatul Aisyiyah sendiri berkomitmen untuk mewujudkan keluarga muda sadar ekologi. 

Ariyati Dina Puspitasari, Sekretaris Umum PP Nasyiatul Aisyiyah (PP NA) menyampaikan komitmen Nasyiatul Aisyiyah dalam isu lingkungan.

“Menjaga dan menerapkan ilmu ekologi penting dilakukan dari lini keluarga sehingga bisa menjaga lingkungan sekitar. Dimulai dari bagaimana kita bisa menjaga ekosisten keluarga. 

NA sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah yang mengusung gerakan keluarga muda tangguh, memiliki salah satu pilarnya yaitu ramah lingkungan (Eco Family).  NA sendiri telah mengkampanyekan kegiatan yang berkaitan dengan penerapan ekologi seperti penanaman seribu pohon pada Tanwir 1 Surabaya tahun 2013 lalu. 

"Dengan mengetahui pentingnya ekologi kita akan mendapatkan manfaat yang banyak. Dengan melek terhadap ekologi kita akan mendapatkan wawasan yang lebih beragam," tegasnya. 

NA juga turut mengkampanyekan sanitasi yang sehat di lingkungan keluarga sebagai bentuk kepedulian NA terhadap bencana lingkungan, NA turut melakukan aksi kepedulian dari bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan. (Syifa) 

Shared:
Shared:
1