Sekolah Muhammadiyah Harus Terus Berinovasi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 26 September 2019 12:48 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SLEMAN – Suwadi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhamamdiyah (PDM) Sleman mengatakan bahwa banyak sekolah-sekolah di Sleman yang mengalami peningkatan.

“Alhamdulillah SMP khususnya daerah sleman, yang berada dibawah koordinasi pimpinan daerah muhammadiyah sleman, agregatnya luar biasa, pesertanya tahun kemarin naik pesertanya menjadi 156 siswa, diantar smp-smp yang ada di Sleman bisa turun, sedangkan kami naik. Tahun sebelumnya juga naik, karena PPDB nya naik itulah indikasi bahwa sekolah kami mulai tumbuh dan berkembang dan kami juga tidak menutup mata, kami juga apresiasi kepada kepal-kepala dalam setahun sekolah yang PPDB nya naik, kami berikan apresiasi dengan kapasity building,” jelasnya, saat kegiatan Soft Launching Mugadeta Fest dan Sarasehan Pendidikan, bertempat di Grand Tjokro Hotel, Selasa (24/9).

SMP Mugadeta ini, lanjut Suwadi, termasuk salah satu sekolah di Sleman yang bergerak lebih cepat, potensi muridnya luar biasa, guru-gurunya muda energik dan Kepala Sekolah yang luar biasa, muda dan kader persyarikatan. Dari potensi itu mengesankan kepada kami sekolah-sekolah Muhammadiyah bisa dikembangkan dan ditingkatkan mutunya.

“Saya menyambut baik kegiatan launcing Mugadeta Fest. Ini sebenarnya merupakan satu bingkai bagaimana  membuat orang-orang atau komunitas warga sekitar, to come to muhammadiyah School. Sehingga kegiatan-kegiatan robotik, pembinaan kegiatan try out itu harus dibingkai dalam paying bagaimana masyarakat untuk bergerak meningkatkan mutu. Mainset inilah yang ada di mugadeta,” kata dia.

Kedepannya, Suwadi berharap potensi-potensi yang ada di Mugadeta ini dicontoh oleh sekolah-sekolah lain, khususnya sekolah-sekolah yang ada di Sleman dan umumnya sekolah-sekolah muhammadiyah yang ada di Indonesia. Sekolah Muhammadiyah tidak boleh berhenti melakukan inovasi, dan perubahan.

Suwadi juga menyinggung tentang pembinaan guru di sekolah Muhammadiyah yang tidak boleh ketinggalan. “Untuk membina guru-guru itu juga tidak boleh lelah karena mainset guru-guru itu harus diperbarui terus. Pola pembelajarannya, pengetahuannya, kompotensinya dan seterusnya itu harus perlu ditingkatkan. Lalau  penyediaan fasilitas pendidikan juga perlu di tingkatkan lagi bahkan yang lebih penting lagi adalah aktivitas-aktivitas akademi maupun non- akademik ini yang penting,” ungkapnya.

Menghadapi era distrubtions era empat titik nol, itu diperlukan adalah kerja tim, anak-anak harus dilatih dalam kerja tim. Misalnya kegiatan robotic dan seterusnya dikembangkan disekolah itu sangat luar biasa, mendorong anak-anak supaya bisa kerja tim. Itulah yang perlu kita pesankan.

“Sekolah-sekolah Muhammadiyah akademiknya bagus, namun yang perlu dikembangkan lebih jauh adalah bagaimana kerja tim, saling berempati kepada yang lain dan  saling melengkapi itu harus dibangun disekolah,” tutupnya. (Syifa)

Shared:
Shared:
1