Seminar Deteksi Dini Kanker di RS PKU Muhammadiyah Solo

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 29 September 2012 14:46 WIB

 

 SOLO – RS PKU Muhammadiyah Solo membahas deteksi dini dan penanganan Kanker Payudara di Ruang Baitul Hikmah, RS PKU Muh Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/9/2012). Tiga pakar kanker tampil pada acara tersebut, yakni Prof Dr. dr. Ambar Mudigdo, SP.PA (K), dr. Rita Budianti, Sp.Rad (K) Onk.Rad dan dr. Djoko Dlidir, Sp.B (K) Onk.

Dihadapan sekitar 500 peserta, spesialis radiologi kanker dr Rita Budianti mengungkapkan bahwa bila beberapa tahun lalu lebih banyak wanita usia diatas 50 tahun menderita kanker payudara, lain halnya belakangan ini justru ada kecenderungan kanker payudara mulai mengarah kepada usia muda, atau usia di bawah 30 tahun. “Penderita kanker payudara pada usia muda belakangan ini memang meningkat,” jelasnya.

Menurut dr. Rita, penyebab kanker payudara pada usia muda, diantaranya karena factor genetic dan terpapar radiasi. Untuk factor genetic, karena memang orang tuanya penderita kanker. Begitu pula mereka yang terpapar radiasi. “Oleh karena itu, jangan sering-sering rontgen. Karena radiasinya bisa memicu munculnya kanker,” jelasnya.

Gejala kanker payudara, menurut dokter radiologi RS PKU Muhammadiyah Solo, antara lain, bila ada benjolan keras dan melekat di dasar payudara, darah keluar dari puting susu, benjolan di ketiak, kulit payudata yang berkerut seperti kulit jeruk.

 “Ada yang sering lupa adalah adanya benjolan di ketiak. Kalau payudara yang besar, mungkin saat periksa payudara sendiri (sarari) tidak teraba pada bagian payudara. Tetapi pada ketiak, biasanya teraba,” ungkapnya.

            Pada kesempatan yang sama, Prof Ambar mengatakan bahwa sebagian besar kanker payudara dideteksi sudah terlanjur pada stadium lanjut. Karena itu, sejak usia muda akan lebih baik melakukan periksa payudara sendiri. “Sebagai langkah deteksi dini terhadap kanker payudara,” jelasnya.  (Eko Prasetyo)

Shared:
Shared:
1