Amanat Muktamar, MPS PP Muhammadiyah Gandeng 30 NGO Rapatkan Barisan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 28 Agustus 2019 19:34 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Sebagai pengejewantahan amanat Muktamar Muhammadiyah terkait Bidang Pelayanan Sosial, Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggandeng 30 lembaga sipil (Non Government Organization/NGO) di Indonesia untuk merapatkan barisan.

Menggandeng Martin James Foundation sebagai fasilitator, MPS PP Muhammadiyah mengarahkan 30 NGO tersebut untuk bersama-sama memetakan fokus karakteristik pelayanan sosialnya masing-masing, menggali potensi, menyusun visi misi, indikator keberhasilan, hingga program kerja selama lima tahun ke depan.

Selain meningkatkan kualifikasi NGO yang bersangkutan, MPS PP Muhammadiyah juga menyasar pada kerjasama pengembangan program orangtua asuh.

“Pada dasarnya ini adalah tindak lanjut Peraturan Pemerintah 44 Nomor 41 Tentang Pasal Pengasuhan Anak. Kami merangkul semua NGO untuk mengembangkan program orangtua asuh. Kami memfasilitasi apa yang bisa disinergikan sehingga semua yang bekerja dalam program itu dapat bergerak bersama,” ungkap Sekretaris MPS PP Muhammadiyah Ibnu Tsani, Selasa (27/8).

“Ini adalah amanat Muktamar kepada MPS untuk mengelola program layanan pengasuhan melalui pendekatan non-panti asuhan yang berbasis keluarga. Kami semua akan memfasilitasi anak-anak yang orangtuanya tidak bisa mendidik secara maksimal melalui program orangtua asuh. Nantinya juga anak asuh difasilitasi akses kesehatan dan pendidikan,” imbuh Tsani.

Acara pemetaan dan koordinasi tersebut sesuai rencana berlangsung selama dua hari (Selasa-Rabu, 27-28 Agustus 2019) bertempat di Aula Gedung PP Muhammadiyah Jakarta dipimpin oleh fasilitator Fiona dan Dee dari Martin James Foundation. (Afandi)

 

Shared:
Shared:
1