UMP Sambut 3.000 Mahasiswa Baru dengan Optimisme

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 27 Agustus 2019 13:59 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PURWOKERTO - Univesitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Ospek Merdeka untuk Mahasiswa Baru, dalam kegiatan tersebut harapanya mahasiswa baru dapat menjadi kader-kader pemimpin bangsa yang nantinya dapat memimpin negeri ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Joko Purwanto, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ir Aman Suyadi MP. Kegiatan pembukaan ospek merdeka dilaksanakan di lapangan UMP Senin (26/8)

Ketua Panitia Organizing Commite Ospek Merdeka 2019 Adam Sukma Basyari menyebutkan makna menjadi mahasiswa.

“Berbicara menjadi mahasiswa bukanlah tentang sebuah nama, mahasiswa bukanlah tentang status tapi menjadi mahasiswa adalah sebuah kehormatan, menjadi mahasiswa adalah pengabdian, Menjadi mahasiswa adalah sebuah tanggung jawab, Seorang mahasiswa tidak selalu tentang kuliah, tidak selalu tentang laporan ataupun tugas,” jelasnya.

Ditangan mahasiswa, lanjut Adam, setiap perubahan pasti ada, karena dipundak mahasiswa harapan rakyat Indonesia selalu ada dan karena mahasiswa mampu menghancurkan dan meruntuhkan rezim-rezim otoriter maka mahasiswa bersatulah.

Sementara itu, Perwakilan Lembaga Tinggi UMP Afif Fadhlullah Aziz dalam sambutanya memberikan semangat kepada para mahasiswa baru.

“Semangatlah kawan baru-baruku, selamat datang di UMP, dalam sejarah pergerakan Indonesia seorang pemuda bernama Tirto Adi Suryo berjuang dengan tulisan. Tulisanya menggugah hati pahlawan Indonesia melawan penindasan para penjajah, karena pada masa itu berjuang dengan tulisan merupakan cara terbaik untuk mengawali pergerakan, perjuangan, pembebasan, kemerdekaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Afif mengatakan Tirto Adi Suryo mengawali pergerakan sarekat priyayi mengawali pergerakan sarekat dagang Islam yang didalamnya terdapat pemuda pembebasan rakyat Indonesia.

“Tirto Adi Suryo berjuang demi rakyat Indonesia yang berdaulat dan demi rakyat Indonesia yang merdeka. Dalam proses berjuang janganlah tergoda gadget ditangan, janganlah kawan kawan terlena akses hidup yang mudah. Bangsa ini tercipta bukan dari kemudahan, bangsa ini tercipta dari proses yang Panjang. Bangsa ini tercipta dari keringat darah perjuangan. Ketika kita berjuang abaikan lah omongan yang tidak bermanfaat teruslah bergerak,” tandasnya.

Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Aman Suyadi dalam sambutanya mengatakan setiap bulan Agustus selalu melihat wajah wajah cerah dan penuh optimisme yang akan menjadi kader-kader, umat, kader-kader perserikatan dan kader kader bangsa.

“Kalian harus yakin bahwa kalian telah berada ditempat yang tepat yang siap mengantarkan kalian menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” tandasnya.

Lebih lanjut Aman mengatakan dari 3000 mahasiswa UMP yang akan meneruskan perjuangan kami, yang akan memimpin negeri ini, yang akan menjadi penggerak negeri ini oleh karena itu kami berpesan kepada kalian bahwa pergerakan tadi yang digelorakan oleh para tokoh bisa dijalankan ketika kalian memliki pengetahuan yang luas.

Belajar bagian dari berjuang, belajar harus diawali dengan niat ingin menegakkan kebenaran oleh karena itu UMP siap mengantarkan kalian menjadi kader kader umat, kader kader persarikatan kader kader bangsa yang telah akan memipin negeri ini. Pesan yang ingin disampaikan universitas adalah belajar dengan benar dari sumber yang benar, sehingga kalian menjadi indivu individu, pemimpin-pemimpin yang benar, tidak cukup negeri ini di pimpin oleh orang yang pintar dan pandai bersilat lidah, negeri ini perlu pemimpin yang benar, pemimpin yang benar akan dilahirkan dari Univesitas Muhammadiyah Purwokerto. (zaa)

 

Shared:
Shared:
1