Bangkitnya Sekolah Muhammadiyah di Sangihe

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 08 Agustus 2019 12:17 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SANGIHE — Kondisi memprihatinkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Naha Sangihe sebagai lembaga pendidikan milik Muhammadiyah yang berada di kawasan daerah 3T membutuhkan banyak perhatian.

Hal tersebut disampaikan oleh Abdullah Mukti, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok, Sleman setelah melakukan kunjungan ke SMP Muhammadiyah Naha. Menurutnya, SMP Muhammadiyah Naha perlu melakukan transformasi, dari tidak ada menjadi sesuatu (from nothing to something).

“SMP Muhammadiyah Naha yang sangat memprihatinkan, gedungnya banyak yang hampir roboh dan ambruk,” katanya dalam rilis yang diterima pada Kamis (8/8).

Dalam kedatangannya, Abdullah Mukti ditemani oleh Kepala SMP Muhammadiyah al-Mujahidin Gunungkidul, Agus Suroyo. Sebagai sekolah rujukan nasional yang ditunjuk oleh Mendikbud RI, Agus Suryo dalam kesempatan tersebut membagi succes story.

Selain kepala sekolah, koordinasi untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang kurang oleh SMP Muhammadiyah Naha juga melibatkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sangihe, Sulawesi Utara. Dalam sharing dan diskusi yang dilakukan bersama, semua pihak memiliki satu tekad dan keinginan yang sama untuk bangkit dan berubah.

Kemudian kunjungan juga dilakukan ke lembaga-lembaga pendidikan yang dimiliki oleh Muhammdiyah di Kabupaten Sangihe lainnya. Tujuan safari yang dilakukan ke beberapa lembaga pendidikan Muhammadiyah ini sebagai usaha merekatkan, berjejaring dan saling menguatkan.

Abdullah Mukti juga berpesan kepada pengiat pendidikan Muhammadiyah Kabupaten Sangihe untuk tetap bergerak dan terus melakukan kreatifitas sebagai upaya menjaga eksistensi lembaga pendidikan Muhammadiyah di Sangihe. Hal tersebut juga sebagai upaya menjaga garis sejarah Muhammadiyah di Sangihe.

Muhammadiyah berdiri di Sulawesi Utara pada tahun 1930, ikut berperan dalam persebaran Muhammadiyah di Sulawesi Utara adalah tokoh utama KH. Yunus Anis. Diharapkan dari pertemuan ini menjadi titik baru kebangkitan sekolah Muhammadiyah di Sangihe dan Bumi Nyiur melambai, Sulawesi Utara.

Shared:
Shared:
1