Muhammadiyah Tindak Lanjuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Palangka Raya

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 07 Agustus 2019 16:27 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PALANGKARAYA -  Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak Juni di Palangka Raya menyebabkan buruknya kualitas udara dan terjangkitnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) bagi warga sekitar. Menanggapi dampak dari kejadian tersebut, Tim Siaga Bencana RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya ditunjuk oleh Walikota Palangka Raya menjadi bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla 2019. 

Info keadaan saat ini, masih banyak sekali titik api yang bahkan hampir mendekati pemukiman warga. Adapun sebaran kejadian dan wilayah terdampak karhutla yang ditangani BPBD Kota Palangka Raya per 01 Januari sampai dengan 29 Juli 2019 ialah, Jekan Raya 66 kejadian 86 ha, Pahandut 2 kejadian 1 ha, Sebangau 2 kejadian 3,5 ha, Bukit Batu 1 kejadian 0,5 ha.

Inayati Muharini, Koordinator Tim Bencana RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya menyatakan bahwa RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya belum menghimpun data dari warga terdampak, RS Islam PKU Muhammadiyah Palngka Raya baru melakukan langkah sosialisasi tata laksana kondisi asap dan membagikan masker ke SD Muhammadiyah Pahandut Palangka Raya.

Selain itu, Inayati menegaskan bahwa “Insyaa Allah dalam waktu dekat MDMC Kota Palangka Raya, MDMC Kalimantan Tengah, RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya beserta Relawan Muhammadiyah lainnya ikut membantu dalam menghadapi kondisi Karhutla ini”. Dilansir dari metrotvnews.com pada Rabu (31/07) bahwa buruknya kualitas udara di Palangka Raya mengakibatkan 1.642 jiwa terkena ISPA.

Inayati yang juga Sekretaris Tim Siaga Bencana Muhammadiyah Kalimantan Tengah, telah mengadakan rapat sementara bersama pengurus inti untuk menanggapi karhutla. Hasil rapat yang telah dilaksanakan MDMC Kalimatan Tengah yaitu akan melakukan beberapa kegiatan antara lain, berbagi masker ke lokasi pemukiman yang dekat dengan lokasi karhutla. Memberikan penyuluhan cara menghadapi kondisi udara tercemar dengan memelihara tanaman lidah buaya mertua yang mampu menghirup asap, mengganjal lubang pintu dan jendela dengan kain basah, mengurangi aktivitas diluar, himbauan memakai masker saat diluar rumah.

Selain itu MDMC Kalimantan Tengah akan menyediakan mobil oksigen dan berkeliling menggunakan mobil ke lokasi terdekat karhutla untuk memberikan bantuan oksigen bagi yg sesak, serta memberikan asupan nutrisi bagi petugas pemadam karhutla yang bekerja sama dengan Aisyiyah.

Sumber:(MDMC/Azza)

Shared:
Shared:
1