Optimalkan Pelayanan, Kantor PP Muhammadiyah Bentuk Tim KTAM Khusus

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 29 Juli 2019 10:37 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA - Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta membentuk Tim Layanan Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah Khusus.

Mengapa dinamakan KTA Khusus, karena diproses dan diproduksi tidak di kantor, melainkan langsung, dengan cara membuka stand layanan di acara-acara massal Muhammadiyah seperti tabligh akbar, hari bermuhammadiyah, dan kegiatan lainnya.

“Jadi kalau di Kepolisian ada Layanan SIM Keliling, atau kalau jasa catering ada outset catering maka KTA Khusus ini pembuatannya tidak di dalam kantor PP Muhammadiyah melainkan out door atau di luar kantor dengan cara membuka stand atau booth Layanan KTA,” jelas Sofriyanto, Kepala Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta ketika ditemui disela acara penutupan pertemuan guru besar Muhammadiyah pada Ahad (28/7) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sofriyanto menjelaskan, dalam pelaksanaannya tim bekerjasama dengan panitia pelaksana acara untuk disediakan ruang atau tempat dengan minimal 3 meja kerja, jaringan listrik, selain itu juga jaringan internet yang cukup karena KTAM saat ini berbasis online dalam hal penomorannya.

“Jika di lokasi acara panitia tidak menyediakan jaringan internet maka tim KTAM yang mengusahakannya dengan media yang tersedia,” imbuh Sofriyanto.

Sementara perlengkapan yang dibawa oleh tim ketika turun ke lapangan meliputi: laptop, kamera, printer, kartu pre-printing, formulir KTAM, serta perangkat koneksi internet.

Sofriyanto menuturkan, tim Layanan KTAM Khusus ini dibentuk sudah sekitar 6 bulan lalu dan sudah melaksanakan tugas di beberapa daerah yang menyelenggarakan acara hari bermuhammadiyah, seperti di PDM Cilacap, PDM Kendal, PDM Magelang, dan daerah lain, pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah di UMY, dan yang terbaru, tim membuka Layanan KTAM khusus di lokasi acara Silaturahim Guru Besar Muhammadiyah 27-28 Juli di UMY.

“Sampai diakhir acara tersebut tim dapat mencetak 200 KTAM,” jelas Sofriyanto.

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus penanggung jawab acara pertemuan guru besar Muhammadiyah Lincolin Arsyad mengaku sangat gembira dan mengapresiasi adanya Layanan KTAM Khusus ini.

“Pelayanan yang dilakukan sangat cepat dan ramah, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta untuk memperbaharui KTAM maupun membuat baru,” jelas Lincolin.

Sekadar diketahui, KTAM yang diproses di acara-acara  daerah tersebut tetap melalui mekanisme resmi yaitu melalui pengisian formulir yang sudah di sahkan oleh PCM dan membayar uang pangkal.

“Layanan KTAM Khusus seperti yang diterapkan oleh kantor PP Muhamamdiyah Yogyakarta ini diharapkan dapat dilaksanakan juga oleh Kantor PWM se-Indonesia sebagai bentuk peningkatan layanan kepada anggotanya,” pungkas Sofriyanto.

Shared:
Shared:
1