Gubernur Sokoto Nigeria, Ingin Rumah Sakit Muhammadiyah Hadir di Sokoto

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 24 Juli 2019 22:11 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Gubernur Sokoto, Aminu Waziri Tambuwal berharap sesegera mungkin Nota Kesepahaman (MoU) antara Muhammadiyah dan Kota Sokoto Nigeria pada bidang kesehatan segera dilakukan. 
 
Berkunjung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Rabu (24/7) Aminu Waziri disambut oleh Ketua Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah Sudibyo Markus. Aminu ditemani oleh dokter, tokoh pendidikan dan tokoh pemerintahan asal Sokoto.
 
“Kunjungan ini semacam keseluruhan dari misi kerjasama dengan Muhammadiyah. Ini juga lain dari yang lain, sebab jika biasanya MoU dulu diteken baru bergerak, ini beliau betul-betul melihat secara nyata dulu amal usaha kesehatan Muhammadiyah agar betul-betul mantap ketika tanda tangan kerjasama,” ungkap Wakil Ketua LHKI PP Muhammadiyah Wahid Ridwan.
 
Wahid menuturkan bahwa sebelum bertamu ke Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Aminu dan rombongan terlebih dahulu mengunjungi Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Kerjasama yang nanti diteken adalah berkisar di bidang kesehatan, pembangunan rumah sakit, pertukaran dokter, perawat, dan bidan. Pengadopsian sistem pun juga tidak semata yang bersifat material.
 
“Jadi bukan sekedar program itu tapi juga aplikasi nilai-nilai spiritual yang nanti akan diterapkan, termasuk buku-buku kecil untuk para pengunjung juga akan dicontoh. Apalagi daerah Sokoto adalah kesultanan Islam tertua di Nigeria. Rumah sakit sudah dibangun oleh gabungan masyarakat Islam dan pemerintah. Kapasitas 200 tempat tidur. Mereka butuh pelatihan dari kita,” imbuh Ridwan. (Afandi)
Shared:
Shared:
1