Mahasiswa Muhammadiyah Tolak World Tobacco Asia di Jakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 20 September 2012 05:38 WIB

 

 

Jakarta- Dua  mahasiswa Muhammadiyah dari Universitas Prof DR Hamka dan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta menderita luka memar dan lebam  saat mengikuti aksi unjuk rasa menolak pelaksanaan World Tobacco Asia yaitu sebuah Pameran Dunia Industri Rokok yang dilaksanakan di Jakarta tepatnya di Jakarta Convention Center 19-21 September ini. Pameran Industri rokok ini mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan masyarakat dan mahasiswa yang tidak rela Indonesia dijadikan Negara untuk memasarkan racun dan candu dunia yang bernama rokok. Gerakan perlawanan  menolak pelaksanaan Pameran ini dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat, ormas, LSM, Warga Ibukota dan Ratusan Mahasiswa di Jakarta. BEM Fikes Uhamka dan BEM Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta mengerahkan sekitar 200  mahasiswa dalam aksi ini bergabung dengan mahasiswa dari universitas lain seperti Univeristas Indonesia dan Universitas Islam Negeri Syarifhidyatullah Jakarta.

menurut Koordinator Advokasi Pengendalian Tembakau MPKU (Majelis Pembina Kesehatan Umum) PP Muhammadiyah Fauzi Ahmad Noor yang memberikan dampingan pada Mahasiswa UHAMKA mengungkapkan, aksi unjuk rasa dilakuakan di depan pintu masuk JCC sejak pagi berlangsung dengan lancar dan damai. Setelah istirahat makan siang aksi dilanjutkan dengan masuk kedalam lokasi pameran hingga akhirnya terjadi negosiasi antara pihak Panitia Pameran yang kesemuanya warga asing dengan perwakilan Mahasiswa. Mahasiswa menuntuk WTA tidak jadi dilaksanakan dan tidak ada WTA lagi di Indonesia. Pada saat mahasiswa bisa masuk ke Hall sebelum pintu masuk pameran inilah terjadi insiden robohnya gerbang pameran yang terjadi akibat dorong mendorong antara pesertaa aksi dengan petugas keamanan sehingga rubuh dan menimpa beberapa mahasiswa. Tercatat 3 mahasiswa yang harus dilarikan ke rumah sakit Angkatan Laut DR.Mintoharjo yaitu seorang mahasiswa Kedokteran UI dan mahasiswa Uhamka atas nama Ira Amalia dari Prodi Kesehatan Masyarakat dan mahasiswa baru Nurmalia Lusida angkatan 2012 Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ. Berdasarkan laporan dari  MPKU PP Muhammadiyah yang mengerahkan dua tim medis dari RSIJ . Cempaka Putih Jakarta dan RS Muhammadiyah Taman Puring bahwa korban dari mahasiswa Uhamka dan UMJ sudah dilakukan perawatan dengan cepat dan sudah di perbolehkan pulang.

Satu hal yang berhasil diperjuangkan oleh gerakan mahasiswa yang berunjuk rasa sampai petang  ini adalah adanya sebuah kesepakatan dimana Panitia WTA menyatakan tidak akan melakukan lagi kegiatan expo atau pertemuan apapun yang menyangkut tentang tembakau/rokok di Indonesia ditahun- tahun mendatang. 

Shared:
Shared:
1