Pancasila Harus Dipraktekkan dalam Bermedsos

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 13 Juli 2019 19:13 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, TANGSEL – Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kembali  mengadakan kegiatan Sosialiasi dan Aksi Negara Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi  Wasy Syahadah pada Sabtu (13/07).

Mengambil tema Etika Informasi, acara berlangsung di Aula SEAMOLEC, Universitas  Terbuka Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah bidang Pustaka dan Informasi, Dadang Kahmad, Edy Kuscahyanto Wakil Ketua Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah, Alpha Ammirachman, Direktur SEAMOLEC, dan  Aris Darmansyah, Staf Ahli Kemenko PMK.

Dadang dalam paparannya mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpapar hoax.

"Kita harus berpaku pada tiga tahap, pertama, yakin bahwa berita itu benar, kedua berita itu baik,  dan yang ketiga yakin memberikan manfaat,” jelasnya.

Sementara Aris, mengatakan, dalam menjaga kerukunan tidak ada artinya jika tidak dibarengi  bijak dalam mengunakan media sosial.

 "Medsos sangat berpengaruh dalam kehidupan, mari saring sebelum sharing,” terangnya.

Sementara Faozan Amar, selaku Koordinator Program mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU  antara  PP Muhammadiyah dengan Kementerian PMK dalam rangka sosialisasi keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 tahun 2015, yaitu Negara Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi Waysahadah.

“Acara ini bagian dari menyegarkan kembali nilai-nilai Pancasila, bagaimana agar Pancasila tidak hanya jadi simbol, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya bijak dan arif dalam bermedia sosial. Mulai dari diri kita sendiri, karena bangsa ini perlu keteladanan," ujar Faozan.

Shared:
Shared:
1