Mengingat Dampak Hoax Yang Besar, UNISA Gelar Literasi Hoax Busting and Digital Hygiene

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 06 Juli 2019 09:35 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, SLEMAN -- Prodi Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) bekerjasama dengan Google News Initiative, Internews, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyelenggarakan Halfday Basics Workshop 'Hoax Busting and  Digital Hygiene' bertempat di Gedung A.305 Kampus Unisa. 
 
 
Dalam sambutannya, Tri Hastuti Nur Rochimah, Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) mengatakan  kita semua adalah warga asli dunia digital.
 
 
 "Mau tidak mau kita harus belajar hidup dengan situasi masyarakat digital. Bicara tentang hoax, mungkin bisa belajar tentang fake news, hate speech. Muhammadiyah sendiri sudah memiliki fikih informasi, termasuk apasih yang harus dilakukan oleh warga Muhammadiyah sebagai warga digital dalam era digital saat ini," ungkap Tri yang juga Sekretaris PP 'Aisyiyah ini, Jumat (5/7).
 
 
 
Ia menjelaskan bahwa dalam Al hujarat jelas sekali menuntun kita agar tidak mudah berprasangka karena dampaknya sangat besar. "Bahkan hoax datang tidak hanya dari sekarang bahkan adam dan hawa sampai turun ke bumi karena hoax dari iblis. Keduanya sama-sama minta ampun kemudian diturunkan ke bumi. Hoax sudah ada sejak zaman manusia diturunkan," jelas Tri. 
 
 
Kenapa kita perlu berhati-hati? Menurutnya  karena dampaknya luar biasa dan setiap hari sudah menerima berapa banyak hoax di masyarakat. Oleh karena itu Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari literasi untuk kita lebih pintar hidup di era digital.
 
 
"Terimakasih atas kerjasama yang bekerjasama dengan prodi ilmu komunikasi. Mudah-mudahan bisa belajar banyak dan meningkatkan kemampuan kita dalam menghadapi hoax," pungkasnya. (Syifa)
Shared:
Shared:
1