Din Syamsuddin: Pembuat Film TIOM Harus Segera Diajukan Ke Mahkamah Internasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 18 September 2012 12:09 WIB

 

Jakarta- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menegaskan bahwa pembuat film The Innocence Of Muslim Nakoula Basseley Nakoula untuk segera diajukan ke Mahkamah Internasional, karena dalam film tersebut jelas mengandung penghinaan dan pelecehan terhadap akidah umat Islam.

 

Pendapat tersebut tesebut disampaikan Din Syamsuddin dalam pesan singkatnya Senin (17/09/2012). Menurut Din,film itu jelas bodoh, tidak memahami Islam, dan sentimental terhadap umat Islam, sehingga sangat wajar kalau umat Islam memprotes. “Bahwa untuk itu, Jalan terbaik adalah mendorong pengacara Muslim untuk menggugatnya ke Mahkamah Internasional,” jelasnya. Bahwa tujuan pelaporan itu menurut Din Syamsuddin, agar pelakunya dan pelaku-pelaku lain yang melecehkan agama jera dan insaf. Pada sisi lain gerakan protes anti Amerika yang digalang elemen masyarakat di dunia menurut Din Syamsuddin adalah reaksi yang wajar, hanya saja kurang tepat karena dalam protes alamatnya harus jelas. “Meski protes itu wajar, Namun tindak pengrusakan terhadap Kedubes AS, pada hemat saya, tidak tepat.  Bahwa Presiden Amerika Serikat Obama dan Menlu AS Hillary Clinton sudah menyatakan penolakan terhadap film tersebut serta menegaskan penghormatan terhadap Islam dan umat Islam,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut menurut Din, memang kita perlu mendorong rakyat di negara-negara Barat agar mengamalkan freedom of expression dengan tanggung jawab dan agar ada resolusi internasional yang mencegah penghinaan kesucian agama. Din Syamsuddin mengharapkan umat Islam jangan menghabiskan energi dengan reaksi kekerasan, karena tidak akan memecahkan masalah “Bagi umat Islam, seribu bahkan sejuta film, kartun, atau buku menghina Nabi Muhammad SAW tak akan mengurangi sedikitpun kemuliaan dan keagungan beliau,” jelasnya.

Shared:
Shared:
1