Resmikan 2 Amal Usaha, Muhammadiyah Purworejo Komitmen Bermaslahat untuk Umat

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 01 Juli 2019 18:25 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PURWOREJO – Perkembangan Muhammadiyah Kabupaten Purworejo melalui institusi pendidikan terus menunjukkan peningkatan yang semakin baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Hal ini disampaikan oleh Pudjiono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo dalam sambutan Hari Ber-Muhamamdiyah Kabupaten Purworejo, pada Ahad (30/6) di Halaman Kompleks Perguruan Muhammadiyah Bayan Purworejo.

“Ke depan Muhammadiyah terutama di Kabupaten Purworejo akan selalu bersinergi melalui semua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya di bidang pendidikan untuk terus bersinergi memajukan pendidikan yang bermaslahat untuk umat yang kelak akan melahirkan kader-kader terbaik,” ungkap Pujiono.

Tambahnya, bentuk komitmen memajukan ini ditunjugan dengan diresmikannya dua amal usaha baru yaitu Pondok Pesantren Darul Arqam SMP Muhamamdiyah Jono Bayan Purworejo dan SD ‘Aisyiyah Unggulan Purworejo.

Perkembangan lain yang sudah dicapai Muhammadiyah Purworejo seperti yang disampaikan oleh Pudjiono adalah mengenai kiprah Muhammadiyah Disaster Management Center Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MDMC PDM) Purworejo yang selama ini sudah merespon cepat setiap bencana di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya dengan bekerjasama dengan MDMC Jawa Tengah dan MDMC Pusat.

“Selain itu, melalui lembaga amil dan zakat Muhammadiyah (LazisMu) terus memberikan kontribusi pelayanan terhadap masyarakat, sebagaimana mottonya ‘memberi untuk negeri’ adalah bentuk komitmen Muhammadiyah melalui LazisMu member kebermanfaatan dengan siapapun,” pungkasnya.

Disampaikan pula, bahwa perkembangan LazisMu PDM Purworejo saat ini sudah ditunjang dengan fasilitas mobil ambulance yang setiap dua kali dalam seminggu mengantarkan pasien ke RS Dr. Sardjito Yogyakarta tanpa dipungut biaya satu rupiah pun.

Melalui LazisMu, Pudjiono berharap kedepan semua LazisMu Cabang Muhammadiyah di seluruh kecamatan Purworejo bisa mempunyai mobil ambulance sehingga dakwah Muhammadiyah bisa dirasakan kebermanfaatannya di desa tanpa memandang perbedaan fikih.

Melalui LazisMu juga, PDM terus memberikan pemberdayaan bagi difabel dengan pengadaan fasilitas berupa kendaraan Viar sebagai akses dan pendukung pemberdayaan yaitu progam shodaqah sampah. Bersamaan dengan itu, melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Purworejo dan IMM Purworejo juga mengadvokasi dan mengawal perda disabilitas di Kabupaten Purworejo agar para difabel bisa terpenuhi hak-hakny seperti warga biasa.

Peresmian dua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) itu dilakukan oleh Tafsir, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) Jawa Tengah yang sekaligus mengisi tausiyah dengan tema “Bersyukur dan Bergembira bersama Muhammadiyah” yang dihadiri oleh ribuan jamaah warga Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo.

Dalam kesempatan ini pula Muhammadiyah Purworejo juga melepas jamaah haji dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Al-Mukhlisin Muhammadiyah yang memberangkatkan 80 jamaah haji yang terdiri dari 34 jamaah laki-laki dan 46 jamaah perempuan. (Andi)

Shared:
Shared:
1