‘Aisyiyah Fasih Menghadapi Permasalahan Umat

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 30 Juni 2019 13:06 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGAYAKARTA -- Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menggelar Syawalan Keluarga Besar ‘Aisyiyah bertempat di Kantor PP ‘Aisyiyah Jalan Ahmad Dahlan, Sabtu (29/6). Kegiatan ini dihadiri anggota Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Karyawan kantor PP ‘Aisyiyah, dan Pimpinan Amal Usaha ‘Aisyiyah.

Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah mengatakan, diabad kedua ‘Aisyiyah diharapkan lebih maju dan membantu permasalahan kemanusiaan yang lebih besar, dan  juga lebih responsif dan memberikan kemanfaatan yang besar.

“Mari, kita bersama-sama menguatkan hal-hal yang menjadikan diri mengkokohkan langkah kita dalam menjalankan tugas-tugas organisasi. Semangat yang sudah ditanamkan dalam diri kita telah diteladankan sejak masa KH Ahmad Dahlan. Zaman dulu saja ‘Aisyiyah sudah bisa berkiprah sedemikian rupa artinya kita memanfaatkan spirit daripara tokoh ‘Aisyiyah maupun muhammadiyah untuk menjadi kekuatan kita dan keteladanan kita,” ungkap Noordjannah. 

Terkadang kami merasa kecil, kata Noordjannah, jika melihat bagaimana kiprah para tokoh dari ranting daerah sampai pusat di sana banyak mutiara-mutiara yang gemerlap, kilauannya itu menarik dan bisa menjadi magnet bagi lingkungannya untuk bisa menggerakan dakwah’Asyiyah.

Noordjannah juga menyinggung tentang kepemimpinan ‘Aisyiyah periode muktamar 2015/2020 yang tinggal satu tahun.

“Rasanya cepat sekali, insyaAllah kita akan melaksanakan muktamar pada bulan juli 2020. Artinya, satu tahun ini tahun untuk mengoptimalkan tugas dan amanah organisasi yang masih tersisa atau yang perlu segera mungkin didorong dan masifkan sampai ditingkat bawah untuk menyelesaikan problem keummatan dan kebangsaan,” jelasnya.

Jika melihat perkembangan semaraknya organisasi diberbagai tempat pengajian ‘Aisyiyah hidup subur. Semangat aisyiyah ditingkat bawah itu alhamdulillah patut disyukuri. Disilain ‘Aisyiyah yang saat ini hidup di abad kedua tentu tidak merasa cukup dengan kondisi yang ada, harus lebih lagi menguatkan dan menggairahkan karena tantangan dan probelm semakin kompleks pada kehidupan keumatan kemasyarakatan dan kebangsaan.

Peran untuk menyatukan masyarakat dengan dakwah amar maru nahi mungkar ini menjadi misi penting ‘Aisyiyah juga.

“InsyaAllah ‘Aisyiyah itu fasih akan cara untuk menghadapi seluruh permasalahan itu untuk kepentingan dakwah amar maruf nahi mungkir. Tantangan yang begitu rupa ini saya meyakini bahwa ‘Aisyiyah ini harus disokong oleh para anak-anak muda yang capabilitasnya luar biasa tetapi juga menyempatkan diri,” kata Noordjannah.

Menurut Noordjannah, anak-anak muda harus semakin bergairah meningkatkan kegairahannya untuk menyongsong masa depan menjadikan ‘Aisyiyah yang lebih maju.

“Oleh karena itu, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) perlu untuk kemudian menjadi perhatian. Tetapi dilain hal generasi senior juga harus menjadi pilar yang juga sangat penting, karena dari para senior inilah kita belajar banyak hal,” pungkas Noordjannah. (Syifa)

Shared:
Shared:
1