Pencapaian STIE Muhammadiyah Jambi Menjadi Universitas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 19 Juni 2019 14:05 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, JAMBI — Sesuai Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 457/KPT/I/2019 tertanggal 17 Juni 2019. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Jambi berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jambi.

Menyambut keputusan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jambi, Shuaimi Chaniago panjatkan syukur akhirnya perjuangan yang selama ini diusahakan berbuah manis. Dalam keterangan pers yang diterima pada (19/6), Shuaimi berujar bahwa, capaian ini merupakan hasil keringat bersama dan membutuhkan waktu yang lama.

“Perjalanan panjang akhirnya terwujud berkat do’a kita bersama.Terima kasih kepada seluruh pihak yg bekerja keras untuk terwujudnya semua ini,” katanya.

Setelah diikeluarkannya Surat Keputusan dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) yang mengubah STIE Muhammadiyah Jambi menjadi Universitas Muhammadiyah Jambi. Maka diperlukan penambahan Program Studi (Prodi) baru. Selain perbaikan secara kuantitas, kedepan Universitas Muhammadiyah Jambi juga harus melakukan perbaikan secara kualitas.

“Pendirian Universitas Muhammadiyah Jambi ini Insya Allah akan memperlebar akses masyarakat Jambi untuk memperoleh pendidikan yang baik dan berkualitas. Sesuai dengan aturan, untuk menjadi universitas, syarat minimal ada 5 prodi, sekarang STIE Muhammadiyah Jambi sudah ada 2 Prodi yaitu prodi ekonomi pembangunan dan prodi manajemen, sehingga tinggal menambah 3 prodi baru,” terangnya.

Shuaimi menambahkan, tahapan proses kedepan sudah mulai dilaksanakan. Diantaranya adalah melakukan penambahan dosen baru yang sesuai dengan kebutuhan Prodi yang akan diselenggarakan. Sementara untuk Prodi baru yang akan diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Jambi, yakni Prodi Kehutanan, Prodi Sistem Informasi dan Prodi Informatika.

Dalam mendukung terlesenggaranya Prodi baru di Universitas Muhammadiyah Jambi, pihak kampus mengambil langkah strategis dengan mengandeng Universitas Jambi.

“Untuk mendukung keberhasilan program studi baru baru ini, STIE Muhammadiyah Jambi juga telah melakukan kerja sama dengan Universitas Jambi,” tambahnya.

Berubahnya STIE Muhammadiyah Jambi menjadi Universitas Muhammadiyah Jambi karena komponen aspek penilaian yang dilakukan tim assesor memenuhi syarat. Aspek-aspek yang masuk dalam penilaian meliputi aspek Hukum, kelembagaan, sarana prasarana dan aspek keuangan. (a'n)

Shared:
Shared:
1