Libur Lebaran ke Malang, Jangan Lewatkan Roof Top Hotel Kapal UMM

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 03 Juni 2019 16:55 WIB

MALANG, MUHAMMADIYAH.OR.ID - Menjadikan Malang Raya, sebagai tujuan untuk libur lebaran, pastinya tidak akan mengecewakan. Banyak tempat wisata keluarga, dan kuliner yang bisa dinikmati.

Salah satu yang baru adalah, Roof Top Hotel Kapal UMM. Ini merupakan unit bisnis baru yang diluncurkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di bulan suci Ramadhan ini.

Kali ini fasilitas yang diresmikan adalah sebuah kafe di atas Hotel Kapal UMM yang disebut sebagai Roof Top Café and Resto. Bukan sekedar untuk berwisata biasa, Rektor UMM, Fauzan, mengklaim kafe baru ini berbeda karena akan menjadi working space bagi pebisnis pemula. "Mahasiswa, alumni dan masyarakat umum bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk melakukan negosiasi, bekerja, dan lobi-lobi produktif sampai bisnisnya deal," katanya.

Bisnis memang menjadi salah satu fokus UMM saat ini. Melalui pembudayaan kewirausahaan atau enterpreunership baik dosen maupun mahasiswa ditantang untuk menjawab peluang untuk mengembangkan bisnis-bisnis produktif.

Kewirausahaan bukan saja menjadi kurikulum di dalam kelas, melainkan sudah diterapkan dalam bentuk unit-unit bisnis yang melibatkan mahasiswa.

Untuk itu, lanjut Fauzan, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas baru berupa Program Vokasional. Saat ini UMM sudah mengambil alih kepemilikan sebuah pabrik dan perkantorannya di daerah Karangploso seluas 11 hektar.

"Insya Allah tahun depan kita sudah buka beberapa program vokasi untuk mencetak tenaga ahli yang siap kerja," tambah Fauzan.

Kehadiran Top Roof ini menjadi icon baru unit bisnis UMM setelah bulan lalu Hotel Kapal diresmikan Wakil Presiden, M. Jusuf Kalla. Hotel ini merupakan pengembangan perkantoran Taman Sengkaling yang berbentuk kapal pesiar. Di dalamnya terdapat fasilitas 48 kamar dan ratusan tepat tidur berkelas dormitory.

"Ini sudah melebihi fasilitas hotel berbintang empat, karena memiliki banyak kolam renang," kata Fauzan berkelakar. Sebab, hotel Kapal memang menyatu dengan lokasi Taman Sengkaling yang memiliki beberapa kolam renang, mulai dari untuk anak-anak hingga dewasa.  

Sementara itu, hotel UMM Inn yang dimiliki UMM sebelumnya saat ini sedang dalam tahap renovasi. Hotel legendaris dan bersejarah karena menjadi penginapan Muktamar Muhammadiyah tahun 2005 itu kini dibangun hingga 150 kamar, dilengkapi kolam renang.

"Hotel ini akan menjadi tujuan masyarakat umum dan tamu universitas. Sedangkan untuk mahasiswa asing dan orang tua mahasiswa juga disiapkan fasilitas baru juga berupa dormitory dalam bentuk desain container modern," terangnya.  

Konsep working space juga dibenarkan oleh Wakil Rektor II, Nazarudin Malik. Menurutnya, tempat ini memiliki nuansa yang santai tetapi terkesan luxury.

Di samping itu, letaknya di ketinggian hotel menjadikan viewnya indah menghadap Kota Batu, Karangploso, dan kampus III UMM. "Kami belum memberi nama apapun pada kafe ini, jadi untuk sementara kita namai saja Roof Top Resto and Caffee," tutur Nazar.

Shared:
Shared:
1