Yunahar Ilyas: Perlu Dibentuk Biro Jodoh Bagi AMM

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 08 Mei 2011 12:54 WIB

Yogyakarta- Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammadiyah baru-baru ini menyelenggarakan Kajian Tafsir Tematik Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), yaitu pada hari Kamis, 5 Mei 2011 di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro 23 Yogyakarta. Kajian ini dimaksudkan untuk mengkaji ayat-ayat al-Qur’an yang digunakan dalil dalam buku PHIWM secara lebih mendalam, karena materi buku tersebut dipandang masih sangat umum. Dengan kajian ini, para peserta diharapkan dapat memahami PHIWM secara lebih mendalam, sekaligus menyebarluaskannya kepada warga Muhammadiyah di sekitarnya.

Kajian PHIWM ini akan diadakan secara rutin dwi bulanan, dengan peserta dari unsur anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, perwakilan Majelis Tarjih dan Tajdid PWM DIY, Majelis Tarjih dan Tajdid PDM se-DIY dan perwakilan Ortom. Pada kesempatan yang pertama ini, menjadi narasumber Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc. M.A., Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dengan topik “Membangun Keluarga Sakinah Melahirkan Generasi Istiqamah”, yakni mengangkat beberapa ayat pada bagian Kehidupan Islam dalam Keluarga.

Prof. Yunahar menyampaikan, sesuai petunjuk al-Qur’an, bahwa pada prinsipnya pemimpin dalam keluarga adalah suami, dengan dua syarat, yang pertama kelebihan yang diberikan oleh Allah pada laki-laki (suami) dan yang kedua nafkah yang diberikan Allah melalui suaminya. Namun jika laki-laki (suami) kehilangan atau tidak memiliki dua syarat tersebut, gugurlah haknya menjadi pemimpin. Selain itu, Prof. Yunahar menyampaikan menjawab sebuah pertanyaan dari peserta, saat ini di Muhammadiyah dan Aisyiyah perlu dirintis adanya biro jodoh, bukan sekedar biro konsultasi keluarga. Hal ini karena tidak sedikit anak-anak muda di Muhammadiyah yang memerlukan bantuan untuk mendapatkan jodohnya.

Shared:
Shared:
1