MDMC: Anak-Anak Korban Gempa di Sigie Mulai Alami Kejenuhan Sampai Depresi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 06 September 2012 07:52 WIB

 

Sigie- Kondisi anak-anak korban gempa bumi di Sigi, Sulawesi Tengah, sungguh memprihatinkan, banyak diantara mereka yang mengalami kejenuhan dengan aktifitas yang ada, karena lebih dari 500 anak-anak saat ini tidak dapat nyaman bersekolah. Bahkan menurut catatan Dinas Kesehatan setempat, ada beberapa diantara pengungsi yang mengalami depresi

 

Hal tersebut terungkap dalam laporan resmi Muhammadiyah Disaster Management Center / Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah yang dikirim via email pada redaksi website Muhammadiyah pagi ini, Kamis (06/08/2012). Dalam laporan tertanggal 4 September 2012 tersebut, terdapat dua sekolah negeri yang rusak berat yang menampung hingga 500 lebih anak-anak, sehingga aktifitas pelajaran dilakukan di tenda seadanya dan jauh dari kata layak. Menurut Sarniyah salah satu pengurus MDMC yang dikirim ke Sulteng, kondisi anak-anak sangat memprihatinkan dengan tidak nyamannya sekolah, serta tiadanya aktifitas dalam pengungsian sehingga anak-anak lebih banyak berdiam diri.

 

Sarni mengungkapkan, saat ini MDMC telah menghimpun para relawan untuk membuat aktifitas psikososial sebagai alternative pendampingan dan pendidikan yang sangat diperlukan para korban bencana terutama anak-anak. Sementara itu untuk bantuan fisik, Sarni menyebutkan beberapa item yang dibutuhkan anak-anak saat ini adalah berupa alat tulis bagi anak-anak yang para korban yang telah kehilangan segalanya ketika banjir melanda rumah mereka. Selai itu, perlu pengadaan tambahan nutrisi bagi anak-anak karena minimnya pasokan pangan yang ada di kamp-kamp pengungsian. Bantuan bagi korban bencana dapat disalurkan langsung melalui MDMC atau Lazismu. 

Shared:
Shared:
1