Pengkaderan Jurus Jitu Bentengi Mahasiswa Dari NII

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 05 Mei 2011 20:53 WIB

 

Surabaya- Maraknya kasus penculikan dan cuci otak yang diduga melibatkan salah satu organisasi yang menginginkan didirikannya negara Islam atau NII, membuat Muhammadiyah propinsi Jawa Timur bergerak untuk menciptakan iklim pengkaderan yang intensif mulai dari tingkat Ortom hingga amal usaha Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan sekretaris Muhammadiyah Propinsi Jawa Timur Nadjib Hamid di kantor PWM Jawa Timur di jl. Kertomenanggal, Surabaya, Kamis (05/05/2011). Menurut Nadjib lemahnya pengkaderan pada tingkat Ortom selama ini, dinilai sebagai pintu masuk bagi ideologi lain untuk berkembang, untuk itu Muhammadiyah propinsi Jawa Timur telah menginstruksikan pada organisasi otonom Muhammadiyah, terutama yang masuk dalam katergori Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) agar lebih mengintesifkan pengkaderan di lingkungan masing – masing. Peran IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), Nasyiah, hingga Pemuda Muhammadiyah sinilai Nasjib sangat signifikan dalam membentengi ideologi umat Islam.

“Intesitasnya yang perlu ditingkatkan agar kaum muda tidak tergerus dengan Ideologi NII. Hanya kemudian tidak semua mahasiswa Muhammadiyah aktif di organisasi Muhammadiyah. Mereka bebas berafiliasi dengan organisasi lain di luar kampus,” jelasnya.

Shared:
Shared:
1