Hizbul Wathan Harus Melahirkan Kader Ideologis Praktis

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 11 Mei 2019 13:54 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – KaderPandu Hizbul Wathan itu harus siap mematuhi perintah apalagi soal kebaikan. Bahkan Hizbul Wathan begitu melekatnya dengan istilah NTNT “Niat tandang dan niat tandang”, artinya apa yang di niatkan sebagai sebuah kebaikan harus di lakukan dengan sungguh-sungguh.

Hal itu disampaikan  Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan, (Ramanda) Uun Harun Syamsudin dalam membuka Pengajian Ramadhan 1440 H Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang berlansung di BLK Panti Asuhan ‘Aisyiyah Yogyakarta, pada Sabtu (10/5).

Dalam pengajian yang mengsung tema “Penguatan Kompetensi Pandu Hizbul Wathan untuk Gerakan Pencerahan” ini, Ramanda Uun Harun mengatakan pentingnya kader Hizbul Wathan melahirkan kader ideologis-praktis.

“Agar di Muhammadiyah nantinya tidak terlalu banyak kader pragmatis, maka penting bagi Hizbul Wathan melahirkan kader ideologis-pragmatis,” katanya.

Ramanda Uun Harun menyingung kenapa harus kader bukan aktifis yang melekat pada diri Hizbul Wathan. Menurut perspektifnya bahwa aktifis itu seperti digambarkan kalau ada gula maka ada semut. Tetapi kalau gulanya habis sudah tidak ada lagi semut di situ.

“Maka dari itu, di Pandu Hizbul Wathan memakai istilah yang pas yaitu kader bukan aktifis,” singgungnya.

Ramanda Uun juga mengatakan, agar di Muhammadiyah itu kalau makan tidak kekurangan piring tetapi kalau ada pekerjaan kelebihan canggul. Maka perlunya memperbanyak kader ideologis-praktis bukan kader aktifis dan kader pragmatis.

Hal itu menurutnya sejalan dengan sikap PP Muhammadiyah melalui Surat Keputusan (SK) yang menyebutkan bahwa, Gerakan Pandu Hizbul Wathan adalah salah satu wadah perkaderan yang efektif di Muhammadiyah.

“Karena di Hizbul Wathan inilah berada kader lintas usia dan lintas gender. Bahkan sejak dini di Pandu Athfal pun sudah dikenalkan sejak dini kepanduan hizbul wathan,”katanya.

Ramanda Uun berharap Pengajian Ramadhan 1440 H yang sudah berjalan ke-4 kali di bawah Bidang Al-Islam kemuhammadiyahan Kwartir Pusat Hizbul Wathan bisa menjadi progam bersama sebagai penguatan kompetensi bagi pimpinan kwartir pusat, wilayah dan daerah yang hadir sehingga memberikan pencerahan terutama bagi keberlangsungan kader. (Andi)

Shared:
Shared:
1