Mahasiswa UAD Bersama Polri Kampanyekan #PengendaraCerdas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 08 Mei 2019 23:29 WIB

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAH.ID – Sejumlah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD ini menggelar kampanye #PengendaraCerdas di titik nol kilometer Yogyakarta, Senin, (6/5).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan data Kepolisian Daerah (POLDA) DIYmenyebut angka kecelakaan di DIY dalam setahun terakhir mencapai 4000-an kasus. Dari kecelakaan di jalanan yang termasuk cukup tinggi ini, ada 400 jiwa melayang,angka kecelakaan di DIY ini termasuk tinggi. Dari data yang ada, luka ringan sekitar 6000orang, dan meninggal dunia sekitar 400 jiwa.

”Namun yang lebih krusial, awal mula terjadinya kecelakaan di jalan raya adalah tindakan melanggar aturan. Seperti tidak memakai helm, ngebut, melewati batas kecepatan maksimum, melanggar marka jalan, melanggar rambu lalu lintas, melawan arus, melabrak lampu merah, tidak melihat kiri-kanan-depan-belakang selama berkendara, dan penyebab lainnya,” ujar Wisnu Jatmiko, Anggota tim Kampanye #PengendaraCerdas.

Lebih lanjut, Wisnu melihat bahwa semakin banyaknya orang yang memiliki kendaraan belum tentu paham berlalu lintas.

WHO, badan kesehatan dunia di bawah naungan PBB merilis The Global Report on Road Safety. Dalam laporan dari 180 negara tersebut, Indonesia 38.279 kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Secara persentase posisi Indonesia (0,015) berada di urutan ketiga di bawah Tiongkok (0,018) dan India (0,017).

Kampanye #PengendaraCerdas lanjut Wisnu,memberikan edukasi kepada pengendara pentingnya mantaati peraturan saat berlalu lintas.

Kampanye #PengendaraCerdas ini dilakukandengan cara mengingatkan para pengendara melalui beberapa kata-kata yang telah dikemas dalam beberapa poster.

“Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat lebih mentaati peraturan berlalu lintas guna keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Mengingat pengguna jalan bukan hanya diri kita sendiri, kita juga harus menghormati pengguna jalan yang lain dengan tidak melakukan hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain” ungkap Irval Afandi, Ketua Panitia Kampanye #PengendaraCerdas

Irval menambahkan kampanye ini juga mengajak generasi milenial dan masyarakat untuk cinta lalu lintas sesuai dengan tema yang diangkat yaitu #PengendaraCerdas, “Jangan sampai, akibat tidak cerdas berlalu lintas maka nyawa melayang. Padahal jika meluangkan waktu untuk mengetahui bagaimana berkendara dan berlalu lintas yang benar insya Allah akan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan juga orang lain”, jelasnya.

Dalam kampanye bersama ini diharapkan para generasi milenial dan masyarakat bisa cinta lalu lintas dan membangun budaya tertib lalu lintas, yang kemudian diharapkan bisa menurunkan angka kecelakaan maupun korban.

Selain Wisnu dan Irval, kampanye ini juga diikuti oleh Andin Firdaus, Wicaksono Pamungkas, Jalaludin Muhammad Akbar, Zaki Zulfikar Yahya, dan Desi Haeni Fajri yang kesemuanya mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                       

Shared:
Shared:
1