PCIM Berfungsi Sebagai Penyebar Misi Tajdid dan Islam Berkemajuan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 01 Mei 2019 23:55 WIB
MUHAMMADIYAH. IDMALAYSIA -Pimpinan Pusat Muhammadiyah lakukan lawatan ke Malaysia pada Rabu (1/5). Lawatan tersebut dalam rangka menghadiri undangan Kementerian Pendidikan Malaysia terkait kerjsama pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Malaysia. 
 
Sebelum menghadiri pertemuan, rombongan PP Muhammadiyah turut menghadiri silaturahim dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia. 
 
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam silaturahim tersebut menyampaikan bahwa PCIM Malaysia ini adalah PCIM terbesar di antara 27 PCIM di dunia, karena sudah memiliki basis ranting 7 PRIM dan 5 PRIA.
 
"Basis kuat ini dimulai oleh perpaduan keluarga besar yang berdomisili di Kuala Lumpur dan mahasiswa," tutur Haedar. 
 
Lewat PCIM, menurut Haedar Muhammadiyah memiliki washilah sebagai tempat komunikasi dan sebagai juru bicara (jubir) Muhammadiyah di luar negeri dan pusat kegiatan Muhammadiyah. 
 
Selain itu, lanjut Haedar,  PCIM berfungsi sebagai penyambung lidah dalam menyebar misi tajdid dan Islam berkemajuan. 
 
"Tema Islam berkemajuan saat ini akhirnya go international lewat PCIM," imbuh Haedar. 
 
Hal ini dibuktikan dengan penghargaan dunia kepada Muhammadiyah dan juga sudah mulai bersahabat dengan Islam berkemajuan. 
 
Haedar juga menyinggung rencana PP Muhammadiyah mendirikan Perguruan Tinggi di  Malaysia. 
 
"Walaupun dalam mendirikan PTM di Malaysia ini banyak tantangan,  kita harus sabar dan tidak harus melankolis. Hadapi dengan aura positif dan sangka baik," jelas Haedar.
 
Terakhir, Haedar berpesan agar PCIM dapat tetap merawat dan menjaga persaudaraan. 
 
"Muhammadiyah kuat karena persaudaraan tinggi, saling membantu dan meringankan. Itu kekuatan Muhammadiyah," pungkas Haedar.
 
Hadir bersama rombongan PP Muhammadiyah, Ketua PP Muhammadiyah Bachtiar Effendy, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dan jajaran beberapa rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).
 
Sumber: Hefinal
Shared:
Shared:
1