Walikota Medan: Satu Abad 'Aisyiyah Telah Bekerja Nyata untuk Bangsa

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 28 April 2019 15:31 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, MEDAN-- Kehadiran 'Aisyiyah menjadi bukti bahwa Islam mendudukan posisi perempuan ditempat yang mulia, melalui gerakannya 'Aisyiyah mampu menghapus stigma negatif yang sering dialamatkan kepada perempuan sebagai manusia kelas dua.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin dalam perayaan milad 'Aisyiyah yang ke 105 H/102 M di Gelanggang Olahraga (GOR) Mini Dispora Medan, Sumatera Utara pada (27/4).
 
Dzulmi menegaskan, hadirnya organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah yang membidangi perempuan ini mampu memberikan angin segar dan turut mewarnai berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, aksi gerkan 'Aisyiyah merupakan komitmen dan dedikasi dalam menciptakan harmonisasi kemanusiaan, baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.
 
"Selama satu abad ini, gerakan 'Aisyiyah telah menunjukkan berbagai nilai kemuliaan dalam segala aktivitas yang menjadi titik tolak pergerakannya," ungkapnya.
 
Diusianya yang telah memasuki satu abad, 'Aisyiyah menjadi bukti bahwa, nilai kerja kemanusiaan bukan dipandang dari jenis kelaminnya. Sehingga, dalam melakukan kebaikan laki-laki dan perempuan tidak saling dibedakan. Semuanya kembali kepada ukuran iman dan taqwanya masing-masing. 
 
Wali Kota Medan ini menambahkan, hadirnya 'Aisyiyah selain menepis anggapan bahwa Islam adalah agama yang menomerduakan perempuan, juga sebagai prototipe gerakan feminis yang saat ini sedang gencar digalakan, yang kebanyakan para aktivisnya kebablasan dalam mereaktualisasikan semangat gerakan feminis. Maka, hadirnya 'Aisyiyah sebagai corong gerakan emansipasi perempuan yang bernafaskan Islam.
 
Dzulmi berharap, 'Aisyiyah untuk terus bisa menjalin kerjasama dan saling memperkuat silaturahim, serta merajut ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathoniyah. Sehingga gerakan 'Aisyiyah menjadi lebih inklusif, dan bisa dirasakan pada setiap kalangan dan lapisan masyarakat. (aan
Shared:
Shared:
1