Santri Mu’allimin Dituntut Miliki Spirit Keilmuan yang Tinggi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 10 April 2019 10:18 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta gelar pembukaan Darul Arqam Purna bagi santri kelas 6 pada Selasa (9/4) di Aula Mu’allimin Yogyakarta.Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Haedar dalam pidato amanahnya menyampaikan, kader Mu’allimin didik untuk menjadi pendidik, ulama, dan bahkan menjadi pemimpin di masa depan.

“Dari lulusan Mu’allimin ini diharapkan akan lahir kader yang berdiaspora, serta memiliki spirit keilmuan yang tinggi dalam menjadi ulama yang di atas rata-rata,” ucap Haedar.

Selain itu, Haedar berharap lulusan Mu’allimin dapat menjadi pemimpin yang mampu melalukan proyeksi kerisalahan Nabi, dan harus menjadi generasi baru yang membawa perubahan. Untuk mewujudkan itu, santri Mu’allimin harus memperkuat akhlak menjadi berkarakter, bukan sekadar perangkat norma.

“Santri Mu’allimin jangan kehilangan karakter pemimpin yang jujur, dan amanah,” jelas Haedar,

Menjadi santri yang cerdas berilmu dan berkemajuan.

“Perdalam keilmuan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) harus diperkaya. Harus bisa menyerap makna dari gerakan Muhammadiyah, salah satunya sebgai gerakan pembaharuan,” tutur Haedar.

Terakhir, Haedar berpesan agar dimana pun santri Mu’allimin berada, dapat terus membawa Islam yg mencerahkan, karena itu lah ciri kader Muhammadiyah.

Sementara Direktur Mu’allimin Yogyakarta, Aly Aulia mengatakan, Darul Arqam Purna ini sebagai sentuhan akhir pembinaan pengkaderan.

“Harapannya, Darul Arqam Purna ini bisa merangkum, bahwa menjadi sosok alumni Mu’allimin yang secara jelas lahir mengemban misi gerakan persyarikatan,” jelas Aly.

Shared:
Shared:
1