PKU Muhammadiyah Karanganyar Menjadi Satu-satunya RS Tanggap Bencana di Karanganyar

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 01 April 2019 16:10 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, KARANGANYAR – Peran keumatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar semakin meningkat, melalui salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yaitu RS PKU Muhammadiyah Karanganyar telah resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Tanggap Bencana.

Seremonial launching Rumah Sakit Tanggap Bencana dilakukan oleh Din Syamsudin Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2005-2015 yang didampingi Ketua PDM Karanganyar Muh. Samsuri dan Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Aditya Nurcahyanto dihadapan sekitar 6.000 jama’ah Muhammadiyah dalam rangkaian acara Rakor Triwulan Persyarikatan putaran ke-8. Bertempat di GOR. RM. Said Kabupaten Karanganyar, pada Ahad 31 Maret 2019.

Menurut Din Syamsuddin pencanangan RS PKU Muhammadiyah sebagai Rumah Sakit Tanggap Bencana ini sebagai bentuk dinamika Muhammadiyah di  Kabupaten Karanganyar.

“Selalu ada yang ‘anyar’ (baca: baru) setiap kali saya hadir di Karanganyar, ini membuktikan bahwa dinamika Persyarikatan Muhammadiyah di Karanganyar ini sangat maju. Tentunya saya sangat bergembira dan menyambut positif atas gerakan-gerakan tersebut,” kata Din dalam sambutannya.

Din yang saat ini menjabat Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu sekaligus Ketua Dewan Pembina Majelis Ulama Indonesia (MUI) berterima kasih khususnya kepada Muhammadiyah Karanganyar terkait perannya dalam penanggulangan bencana alam selama ini.

“Saya tentu berterima kasih atas kiprah Muhammadiyah Karanganyar melalui LBP/MDMC dan RS PKU Muhammadiyah yang banyak aktif membantu penanggulangan bencana, bahkan bencana yang terjadi di Lombok NTB daerah asal saya. Informasi yang saya terima teman-teman relawan dari Muhammadiyah Karanganyar sangat membantu,” tambah Din.

Sementara itu Muh. Samsuri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar mengatakan jika peluncuran dan penetapan RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebagai rumah sakit tanggap bencana ini untuk lebih mensinergikan peran Muhammadiyah.

“Saat ini sudah terbentuk dua tim tanggap bencana yang setiap saat siap diturukan ke lokasi-lokasi yang terjadi bencan alam, tentunya akan bersinergi dengan lembaga yang sudah ada yaitu LPB/MDMC dan Lazismu,” kata Muh. Samsuri.

“Sudah banyak peran partisipasi dari Muhammadiyah Karanganyar dalam membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah, bahkan relawan kemanusiaan Muhammadiyah Karanganyar sampai ditugaskan ke luar negeri (red: Filipina) ketika negara itu terkena bencana alam. Untuk di dalam negeri relawan kami selalu siap bahkan menjadi yang pertama untuk terjun langsung ke daerah bencana sekaligus penggalangan dana kemanusiaan,” tambah Muh. Samsuri. (Andi)

Sumber: MPI PDM Karanganyar

 

Shared:
Shared:
1