Perkuat Pengetahuan AIK, SMP Plus Pesantren Amanah Tasikmalaya Sambangi PP Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 01 April 2019 16:02 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA—Perkuat pengetahuan dan nilai Kemuhammadiyahan, siswa kelas 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya kunjungi langsung kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Jl. Cik Di Tiro No.23, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta  pada Senin (1/4).

Bertugas menerima dan memaparkan materi, Syifa Rosiana Dewi dan Adam Qodar dari Muhammadiyah.id. Sebagai pemateri pertama, Syifa dalam pemaparannya meyampaikan, hadirnya Muhammadiyah sebagai oase bagi umat muslim Indonesia yang pada masa pra kemerdekaan sedang dirundung banyak masalah. Seperti penindasan yang dilakukan oleh pemegang kekuasaan, kemiskinan, kesehatan dan rendahnya tingkat pendidikan.

“Kemudian Muhamamdiyah hadir sebagai alat pencerahan, didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta,” ujar Syifa.

Menambahkan yang disampaikan Syifa, Adam Qodar mengajak peserta yang notabennya adalah kader muda Muhammadiyah untuk meneladani sikap tokoh awal Muhammadiyah tentang kesederhanaan. Sikap hidup sederhana saat ini diperlukan, dalam meghadapi zaman pencitraan/simulakra yang hanya megedepankan penampilan bungkus dari pada isi. Adam menekankan hidup sederhana sebagai cara untuk tetap menjadi pribadi yang utuh.

“Sebagai kader muda Muhammadiyah, sudah selayaknya kita meniru sikap hidup sederhana yang dijalani oleh para tokoh Muhammadiyah dahulu,” ungkap Adam.

Sementara itu, Taufiq Purnama Kusuma, Kepala SMP Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya berharap dari kunjungan yang dilakukan ini bisa memberi dampak pada nilai Kemuhammadiyahan terhadap sikap hidup para santri/siswanya.

“Murid kita sudah belajar teori tentang keMuhammadiyahan, tujuan kita datang adalah untuk lebih menciptakan kecintaan murid kita terhadap Muhammadiyah. Serta bukan hanya sebagai kader yang tidak tahu alat rumahnya, yaitu kantor PP Muhammadiyah yang di Yogyakarta,” pungkas Taufiq. (a'n)

Shared:
Shared:
1