UMSIDA Terus Lakukan Akselerasi dalam Menciptakan Pusat-Pusat Keunggulan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 30 Maret 2019 22:39 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SIDOARJO - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) selenggarakan Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim pada Sabtu (30/3) yang dihadiri dan dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Dalam kesempatan tersebut, Haedar turut meresmikan auditorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) sekaligus menyaksikan pemancangan tiang pembangunan gedung At- Tanwir 23 lantai kampus 3 UMSIDA melaui live streaming dengan memanfaatkan aplikasi  internet routing.

Rektor UMSIDA, Hidayatulloh menyebutkan, auditorium yang diresmikan memiliki kapasitas 1500 orang.

“Setelah menyelesaikan pembangunan auditorium ini, insya allah selanjutnya akan meresmikan gedung Prodi Administasri Publik & Ilmu komunikasi (APIKOM) pada bulan Juli mendatang. Dan Badan Pembina Harian (BPH) UMSIDA akan memulai pembangunan gedung tower At-Tanwir UMSIDA,” jelas Hidayatulloh.

Tower At-Tanwir tersebut memiliki 20 lantai untuk ruang perkuliahan, masing-masing lantai terdapat 10 kelas sehingga ada 200 ruang kelas. Lantai 21 untuk perkantoran, top floor untuk gedung pertemuan berkapasitas 500 orang.

“Tower ini mampu menampung 9000 mahasiswa. Menjadi catatan 4 tahun ke depan mahasiswa UMSIDA diproyeksikan akan menembus diatas 15000 mahasiswa,” imbuh Hidayatulloh.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengapresiasi dan menyambut baik lompatan UMSIDA dalam membangun pusat-pusat keunggulan.

“Apa yang dilakukan oleh UMSIDA diharapkan dapat ditiru oleh PTM-PTM lainnya,” jelas Haedar.

Selain itu, Haedar juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah terus berupaya membangun dan menghadirkan  pusat-pusat keunggulan, khususnya dalam bidang pendidikan.

"Dengan terus membangun merupakan ciri dari berkemajuan," ucap Haedar.

Haedar juga menambahkan, bagi Muhammadiyah kemajuan adalah jiwa alam pikiran dan tindakan yang melekat dengan spirit Islam.

"Islam mengajarkan kesadaran masa depan, dan Muhammadiyah mempraktekan itu," tutur Haedar.

Haedar mengatakan bahwa Muhammadiyah terus berupaya membangun dan menghadirkan pusat-pusat keunggulan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Selain itu, Haedar juga menuturkan, bagi Muhammadiyah kemajuan adalah jiwa alam pikiran dan tindakan yang melekat dengan spirit Islam.

"Islam mengajarkan kesadaran masa depan, dan Muhammadiyah mempraktekan itu," tutur Haedar.

Shared:
Shared:
1