Santri Ponpes Al Mizan Lamongan Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis dengan Menukar Botol Bekas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 28 Februari 2019 15:30 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, LAMONGAN – Memperingati hari sampah sedunia, Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan melakukan hal unik, yakni memanfaatkan botol air minum bekas sebagai alat pembayaran untuk mendapat layanan kesehatan santri.

Ditemui redaksi pada Rabu(27/2), Mahfudz, salah satu santri Al Mizan mengatakan bahwa program ini sudah berjalan hampir satu bulan.

“Kami dan santri santri lain memulai program ini awal februari kemarin, sekaligus memperingati hari sampah sedunia, tujuan kami baik, InsyaAllah melatih kami para santri untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan memanfaatkan limbah botol plastik untuk ditukar dengan layanan kesehatan di pondok kami,” terangnya.

Ditanya apa program tersebut tidak memberatkan santri dalam mendapatkan layanan kesehatan? Mahfudz menjelaskan bahwa sebulan berjalan, layanan kesehatan santri tidak terganggu.

“Malah banyak yang tidak sakit atau sedang tidak membutuhkan layanan kesehatan tapi memberikan sampah botol plastiknya untuk ditabung, jika kapan kapan butuh layanan kesehatan,”ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Penanggungjawab layanan kesehatan santri, Irvan mengatakan bahwa program ini akan melatih santri untuk menjaga lingkungan dan mendorong mereka untuk turut serta dalam program ekologi.

“Layanan kesehatan ini memang kewajiban pondok untuk memberikan, tapi kami melatih para santri untuk juga serta dalam gerakan ekologi global, salah satunya memanfaatkan limbah plastik untuk ditabung,”ungkapnya

“Mekanismenya mudah, kalau anak anak punya botol plastik, langsung ditabung di UKS, jika mereka membutuhkan layanan kesehatan mereka gunakan tabungan botol plastik itu untuk membayar obat dll, satu botol saja untuk semua layanan, jika ada keadaan darurat dan tabungan botol platik mereka habis, dan tabungan botol mereka habis, pembayaran bisa ditangguhkan sampai mereka sembuh dan menabungnya di lain waktu,” ungkap Irvan.

Rencananya, hasil dari botol plastik yang terkumpul akan dijual dan bekerjasama dengan Lazismu Lamongan dalam Program Sedekah Sampah.

Sementara itu, Ust Anggun Imanto selaku ketua kesantrian putra menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada anak anak yang punya inisiatif menarik tentang pengelolaan sampah tersebut.

“Kami apresiasi dan kami dukung penuh, insyaAllah ini demi kebaikan dan pendidikan untuk anak anak agar sadar ekologi,” pungkasnya.

Shared:
Shared:
1