Sejak Awal Berdiri, Muhammadiyah Telah Memberikan Perhatian Lebih pada Panti Asuhan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 26 Februari 2019 20:51 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA - Meresmikan sekaligus membuka Peluncuran dan Diskusi Buku "Dari Panti Kukejar Matahari" di Aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Selasa (26/2), Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyatakan, PP Muhammadiyah menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif tersebut.

"Bahasanya enak dibaca, memberikan persepsi tentang anak panti. Buku-buku ini sebaiknya diperbanyak karena sederhana namun inspiratif. Saya menyambut baik. Muhammadiyah mendukung lahirnya penulis-penulis berbakat," ujar Mu'ti.

Buku "Dari Panti Kukejar Matahari" merupakan antologi hikmah kehidupan anak-anak panti yang disusun oleh para santri panti asuhan Muhammadiyah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Lebih lanjut, Mu'ti menyatakan bahwa berkaitan dengan panti asuhan, Muhammadiyah sejak awal berdiri memang telah memberikan perhatian lebih.

"Muhammadiyah mengartikan kata 'wali' sebagai institusi pengayoman, oleh karena itu sampai saat ini Muhammadiyah memegang sebanyak 30 persen jumlah panti asuhan di Indonesia," ujar Mu'ti.

Menyambung Mu'ti, Rita Pranawita selaku Ketua KPAI sekaligus perwakilan Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan bahwa acara yang diselenggarakan oleh MPS PP Muhammadiyah tersebut melibatkan pengurus dari beberapa panti di daerah Bogor dan sekitarnya.  

"Saat ini Muhammadiyah memiliki 318 panti asuhan dan yang terakreditasi sekitar 100. Mudah-mudahan buku ini menimbulkan pencerahan dan inspirasi bagi panti-panti lainnya," ungkap Rita.

Sementara itu Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto berharap terbitnya Buku Antologi "Dari Panti Kukejar Matahari" mampu mengubah persepsi masyarakat awam mengenai status anak Panti asuhan.

"Selama ini ada stigma dua hal, yaitu miskin dan bodoh. Saya membuktikan dua hal ini tidak benar. Bagi kami anak panti bukan anak yang tidak mampu, buktinya adalah kesalehan sosial yang luar biasa. Saya berharap buku ini memberikan pandangan lain mengenai anak Panti," harap Sunanto. (Afandi)

Shared:
Shared:
1