Spirit Muhammadiyah Harus Terus Didengungkan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 24 Februari 2019 07:32 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, SLEMAN – Spirit gerakan ideologi Muhammadiyah tetap harus di dengungkan di pelosok tanah air agar menjadi rahmat bagi semua menjadi pendamai bagi semua umat di Indonesia. Pesan itu disampaikan oleh Sunanto, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam sambutannya di Pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) Pemuda Muhammadiyah DIY ke-XVI, pada (23/2/2019) malam di SD Muhammadiyah Condong Catur, Sleman, DIY. 
 
“Lewat Kepemimpinan Mukatamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVII di DIY pada 2018 lalu, saya kira spirit gerakan idelogi Muhammadiyah tetap harus di degungkan dan disebarkan di tanah  agar menjadi rahmat bagi semua, menjadi pendamai bagi semua umat di Indonesia,” pesannya.
 
Sunanto yang kerap akrab di sapa Cak Nanto berharap Musywil  Pemuda Muhammadiyah DIY kali ini menjadi bagian rutinitas organisasi dan regenarasi kepemimpinan untuk melanjutkan cita-cita Muhammadiyah. Bisa bermusyawarah dengan damai dan menggembirakan serta terpilih orang-orang berkualitas yang mau mengabdikan dirinya untuk gerakan Islam lewat organisasi Muhammadiyah 
 
Cak Nanto mengapresiasi tema yang di ambil dalam Musywil Pemuda Muhammaidiyah DIY yaitu “Mengembirakan Dakwah Berkemajuan, Meneguhkan Keistimewaan Yogyakarta”.
 
Menurutnya, menggembirakan dakwah dalam saat ini dihadapkan pada konteks yang harus hati-hati betul. Salah ucap dan salah kata bahkan tidak berkata-kata apapun bisa menjadi persoalan baru. Karena banyak orang yang mau menciderai dan meggagalkan gerakan Islam, Muhammadiyah dan sebagainya. 
 
“Oleh karena itu Pemuda Muhammadiyah yang menjadi bagian dari Muhammadiyah harus menjadi gerakan mencerahkan, gerakan washatiyah sebagai representasi keputusan organisasi,” jelasnya. 
 
Cak Nanto mengingatkan, bahwa akhir-akhir ini bangsa Indonesia kehilangan aktor yang menjadi penengah dan pendamai di tengah situasi perbedaan yang mulai mengerucut satu sama lain. 
 
“Maka warga Muhammadiyah harus menjadi solusi alternatif ketika ada dua belah pihak yang bersebrangan dan Muhammadiyah yang menyelesaikannya,” pesannya.
 
Cak Nanto berharap Musywil Pemuda Muhammadiyah DIY kali ini menghasilkan gagasan berdasarkan kebutuhan lokal dan kriteria dari basis kader-kadernya. Dimana Pemuda Muhammadiyah DIY terkenal dengan kader yang mempunyai basis ideologi baik karena Muhamadiyah lahir dan tumbuh di sini. 
 
“Pemuda Muhammadiyah lewat musyawarah ini, saya harap lebih menggerakan dan menggembirakan dakwah dan kaderisasi terlebih DIY merupakan basis Muhammadiyah dari awal berdirinya sehingga bisa dicontoh oleh daerah-daerah lain,” harapnya dalam akhir sambutan. (Andi
 
Shared:
Shared:
1