Din Syamsuddin: Kasus Sampang, Aparat Perlu Bertindak Tegas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 27 Agustus 2012 16:39 WIB

Jakarta- Kerusuhan yang mengatasnamakan agama di Sampang, Madura yang telah menyebabkan satu orang tewas dan beberapa orang lainnya terluka, sudah seharusnya menjadi perhatian serius dari aparat keamanan, mengingat kasus tersebut bukan yang pertama kali.

Demikian disampaikan ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin hari ini, Senin (27/08/2012). Menurut Din, siapapun yang terlibat dalam kerusuhan hingga membuat nyawa orang melayang, harus ditindak tegas menurut hukum yang ada, dan dapat diungkap ke masyarakat secara terbuka ‘’Jangan ada yang ditutup-tutupi dengan mereduksi menjadi pertikaian antarkeluarga,’’ tegasnya. Din mengungkapkan, apa yang terjadi di Sampang, Madura Ahad kemarin, mengindikasikan ketidaksiapan masyarakat untuk hidup berdampingan dalam aspek kemajemukan, untuk itu Din Syamsuddin menghimbau untuk segenap elemen masyarakat agar selalu mengedepankan toleransi dalam berinteraksi, serta menunjukkan bahwa Islam merupakan rahmat bagi alam semesta.

Pada kesempatan yang sama, ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jihadul Mubarok menyesalkan atas insiden yang terjadi di Sampang Madura. Menurut Jihad, kekerasan yang mengatasnamakan agama apapun atau aliran apapun, yang dilakukan hingga menghilangkan nyawa seseorang tidak pernah dapat dibenarkan. Karena menurutnya, agama selalu mengajarkan perdamaian dan selalu mengedepankan dialog atau musyawarah, apalagi hal tersebut dilakukan di bulan Syawal yang seharusnya menjadi bulan yang penuh berkah dan rahmat, dan tidak sepantasnya menodai bulan Syawal dengan hal yang bertentangan dengan prinsip kemanusiaan. Sementara itu aparat Kepolisian menurut Jihad harus bertindak lebih cepat, karena akan menjadi hal yang memalukan buat kepolisian, mengingat kejadian Sampang bukan pertama kali terjadi. “Pemerintah pun harus cepat tanggap melihat kondisi ini, tidak hanya sekadar menyampaikan pernyataan, tetapi harus melakukan langkah-langkah konkret dengan turun ke lapangan memfasilitasi dan memberikan bimbingan kepada masyarakat,” jelasnya.

Shared:
Shared:
1