Memahami Agama Secara Parsial

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 13 Februari 2019 21:55 WIB
MUHAMMADIYAH. ID, BENGKULU-Tanwir Muhammadiyah 2019 yang akan digelar di Bengkulu pada tanggal 15 hingga 17 Februari 2019 mengangkat tema “Beragama Yang Mencerahka”.
 
Disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu, Syaifullah, beragama yang mencerahkan yang digagas Muhammadiyah memiliki makna yakni memberikan manfaat bagi kehidupan sosial, beragama, dan bernegara. 
 
“Beragama bukan sekadar menjalankan ibadah wajib, tapi juga harus turut andil dan memberikan manfaat secara sosial,” jelas Syaifullah dalam press conference yang digelar pada Rabu (13/2) di hall  lantai 6 kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
 
Tema beragama yang mencerahkan, dalam hal ini dipilih Muhammadiyah guna melihat banyaknya yang memahami agama secara parsial, sehingga praktek beragamnya nampak kering. 
 
Sementara dalam hal tauhid, Syaifullah menjelaskan, itu mengandung dua unsur, adalah unsur ritual juga unsur sosial.
 
Sehingga,  melalui Tanwir di Bengkulu ini Muhammadiyah ingin mengukuhkan sikap politiknya. Yaitu politik kebangsaan bukan politik praktis.
 
Syaifullah juga menjelaskan, sidang Tanwir kali ini akan dibahas tentang peran Muhammadiyah untuk kemanusiaan global. 
 
"Muhammadiyah telah banyak berperan secara optimal untuk relasi-relasi kemanusiaan global. Seperti sentuhan Rohingnya, Palestina," tuturnya. 
Shared:
Shared:
1