Menjelang Tanwir Bengkulu, UHAMKA Khusus Rumuskan Arah Pendidikan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 07 Februari 2019 15:35 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Menjelang Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu, 15-17 Februari mendatang, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) menggelar Seminar Pra Tanwir dengan tema “Beragama dan Pendidikan yang Mencerahkan” di Aula Ahmad Dahlan Kampus E UHAMKA Pasar Rebo Jakarta Timur, Kamis (7/2).

Rektor UHAMKA Gunawan Suryoputro menyampaikan bahwa digelarnya Seminar Pra Tanwir tersebut adalah melanjutkan amanah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 28 Januari 2019 agar UHAMKA secara khusus merumuskan arah pendidikan dan beragama yang mencerahkan.

“Bahasan pendidikan ini penting karena manfaatnya tidak ada akhirnya, bahkan tantangannya semakin bertambah. Dari 180-an dunia, urutan kita masih 113. Pendidikan harus berkualitas dan unggul,” ungkap Gunawan.

“Tapi pendidikan berkualitas itu kan mahal. Pendidikan unggul itu hanya untuk anak-anak pintar. Untuk masyarakat yang tidak kaya, tidak pintar bagaimana mengaksesnya. Kyai Dahlan telah mengurus pendidikan sebelum negara berdiri, semoga seminar ini bisa memberikan ide gagasan dan solusi,” harap Gunawan.

Sementara itu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad mengaku bahwa bahasan Seminar Pra Tanwir di UHAMKA adalah salah satu usaha PP Muhammadiyah menghasilkan rumusan matang yang dapat dijadikan putusan di Tanwir Muhammadiyah Bengkulu. PP Muhammadiyah, menurutnya telah membagi pembahasan dan perumusan tema tertentu di beberapa Universitas Muhammadiyah.

“Tanwir Bengkulu sangat strategis karena adalah yang terakhir bagi kepengurusan periode 2015-2020. Juga bersamaan dengan tahun politik dan menghadirkan dua kandidat Calon Presiden. Umat Islam itu Sumber Daya Manusianya lemah. Dalam hal ekonomi, pendidikan, sains, kita ketinggalan. Ini yang menjadikan bagaimana kita mengarahkan Muhammadiyah. Muhammadiyah terus mengadakan tema-tema tersebut agar bisa sesuai tantangan zaman dan selaras dalam arah perjuangan dakwahnya. Muhammadiyah harus membawa kemajuan terhadap umat Islam,” ungkap Dadang.

Diikuti oleh 200 lebih peserta, seminar Pra Tanwir dengan metode diskusi panel 200 tersebut diikuti oleh unsur pendidikan Muhammadiyah Se-Jabodetabek. Rektor UHAMKA Gunawan Suryoputro menyampaikan bahwa beberapa narasumber bukan hanya memberikan gagasan, tetapi juga pengalaman.

“Penting untuk memberikan masukan bagi pengelolaan pendidikan ke depan. Tentunya sesuai dengan arahan PP nanti akan kita bukukan. Insyaa Allah sabtu ini sudah terbit. Minimal 1000 ekslempar agar bisa disebarkan di Tanwir,” ujar Gunawan. (Afandi)

    

Shared:
Shared:
1