Komitmen Direktur Baru RS Muhammadiyah Gresik Perkuat Jejaring

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 01 Februari 2019 15:02 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, GRESIKMelalui Surat Keputusan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tanggal 18 Januari 2018, menetapkan dr Imam Suyuthi sebagai Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSGM) mengantikan dr Musa Ghufron, mulai 23 Januari 2019 sampai 23 Januari 2023.

Sebelum menjabat sebagai Direktur, dr Imam Suyuthi menjabat sebagai Kepala Bagian Pelayanan Medis RSGM dan Ketua Tim Marketing RSGM.

dr. Imam Syutuhi dalam sambutannya menyampaikan, sebelum terpiIihia memiliki kesulitandalam tes. Tapi semua berhasil dilewati dengan baik. Ia juga menyampaikan tantangan yang akan dihadapinya dalam memimpin RSGM nanti.

“Salah satu tantangan saya sebagai direktur saat ini adalah ketidakpastian di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hari ini muncul aturan A, pekan depan bisa muncul aturan B. Jadi kita harus ekstra berpikir, berinovasi, dan bersiasat,” ungkapnya.

Dalam mengarungi masa jabatan empat tahun kedepan, Imam megajak kepada seluruh karyawan untuk tetap solid dalam memajukan dan memberikan pelayanan di RSGM. Serta memperkuat jejaring antar Rumah Sakit Muhammadiyah ‘Aisyiyah se-Jatim, hal ini diperlukan untuk bisa bersinergi dan memberi solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi.

“Serta komitmen dari warga Muhamamdiyah dan keluarga inti saya yang insyaallah selalu men-support saya dengan semua kegiatan saya,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pidato Wada’nya sebagai Direktur RSGM, dr Musa Ghufron mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang selama ini membantunya dalam mengemban amanah.

“Pergantian adalah sesuatu yang lumrah, karena ini adalah sebuah organisasi. Organisasi itu harus selalu ada pergantian, perubahan, agar selalu dinamis dan berkembang,” ujarnya.

Sambutan terakhir diberikan oleh Muhammad Saad Ibrahim, Ketua PWM Jawa Timur. Ia berpesan kepada yang hadir, khususnya direktur baru RSGM untuk senantiasa mengantungkan harapan hanya kepada Allah swt, serta memiliki perhatian kepada karyawan yang dipimpinnnya.

 “Perhatikan orang-orang yang posisinya di bawah, insyaallah urusan kita akan dilancarkan oleh Allah,” pungkas Saad.

Sumber : PWMU.co

Shared:
Shared:
1