Kelola Dana Wakaf, Lazismu Bangun Masjid di Permukiman Padat Penduduk

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 01 Februari 2019 14:17 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Berada di lahan seluas 300 m2, pada Kamis (31/1) , Lembaga amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) untuk meresmikan pembangunan masjid Al-Anwar di Jalan Tanjung Lengkong No. 4 RT. 15 / RW. 7 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Pembangunan masjid di kawasan padat penduduk ini dilatarbelakangi oleh adanya seorang yang mewakafkan uang kepada Lazismu. Agar nilai manfaatnya berdampak lebih besar, wakif dan Lazismu bersepakat untuk pembangunan masjid di lahan tersebut.

Ketua Badan Pengurus Lazismu, Hilman Latief, mengatakan, melalui program wakaf ini, Lazismu mendapat kepercayaan untuk mewujudkan amanat Wakif dengan sebaik-baiknya.

“Apalagi di depan lahan yang dibangun masjid telah berdiri SD Muhammadiyah 11 untuk mendukung program pendidikan, dakwah dan pemberdayaan,” pungkasnya.

Lazismu mengucapkan terima kasih kepada Anwar Supriyadi selaku Wakif, dan PDM Jakarta Timur sebagai mitra strategis yang dengan perannya selama ini menentukan lokasi yang tepat.  Tak lupa ucapan terima kasih disampaikan kepada PP Muhammadiyah, aparatur pemerintah dari tingkat kecamatan dan kelurahan setempat, serta dukungan dari PWM DKI Jakarta dan masyarakat setempat.

Sampai saat ini, dana wakaf termasuk memiliki potensi yang besar. Hilman menilai, manfaatnya untuk mendukung transformasi sosial dan budaya masyarakat ke arah yang lebih baik. Hilman juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mendukung pembangunan masjid ini.

Peran Lazismu sebagai perantara dalam menyalurkan dana wakaf. Perlu diketahui bahwa wakif yang mewakafkan dananya kepada Lazismu untuk pembangunan masjid ada di dua lokasi, di sini dan Bandung.

Sebagai bentuk rasa syukur, lanjut Hilman, Lazismu memberikan bantuan berupa 60 paket School Kit (peralatan sekolah) kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah 11. Di samping itu, masyarakat juga memeroleh kesempatan memeriksakan kesehatannya secara gratis melalui program Indonesia Mobile Clinic (IMC) yang tenaga medisnya bekerjasama dengan RSIJ Cempaka Putih.

Anwar Supriyadi selaku Wakif berharap keberadaan masjid ini nantinya dapat memberikan sumbangsihnya untuk kegiatan dakwah. Memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar dengan kegiatan pemberdayaan, “Saya doakan Lazismu makin tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang dengan amal-amal kebaikan untuk umat,” sambutnya.

Sementara itu, Desvian Bandarsyah, Ketua PDM Jakarta Timur yang membidangi Dikdasmen dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Anwar Supriyadi atas kepercayaannya kepada Lazismu. Dia mengatakan, sangat tepat jika di lokasi ini berdiri masjid persis di dekat sekolah.

“Jika dulu peradaban ditandai dengan membangun masjid, di zaman modern ini ditandai membangun pendidikan. Maka muhammadiyah membangun kedua-duanya,” bebernya.

Melihat Jakarta dan sekitarnya dari lokasi ini adalah melihat pembangunan yang modern. Tapi di tengah kota metropolitan ini mengapa masih ada sekolah “Laskar Pelangi” terpinggirkan, sambungnya. Dengan ketulusan gerakan filantropi ini, saya yakin akan ada generasi penting yang lahir dari sekolah ini. Semoga ini menjadi langkah ke depan yang lebih baik.

Sumber: (na)

Shared:
Shared:
1