Peduli Kesehatan Remaja, UM Purworejo Gelar Sosialisasi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 29 Januari 2019 10:07 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PURWOREJO – Pemahaman kesehatan menyeluruh baik fisik, jasmani, maupun batin harus dimiliki oleh setiap remaja yang masih dalam proses perkembangan dirinya. Masih terbatasnya pengetahuan remaja Desa Bendungan menginisiasi Pimpinan Daerah Nasyiatul `Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Purworejo bersama mahasiswa kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Purworejo (KKN UMP) kelompok 07  Desa Bendungan Grabag untuk mengelar sosialisasi Kesehatan bagi remaja desa bertempat di Gedung PKK Desa Bendungan Kecamatan Grabag, Ahad (27/1).

Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, remaja putra putri dan mahasiswa KKN UMP dengan jumlah yang hadir kurang lebih 50orang. Diawali dengan sambutan dari Ahmad Saefudin Zuhri ketua KKN kelompok 07 yang menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah masih terbatasnya pengetahuan remaja terkait kesehatan di masa remaja, pola pergaulan dan beberapa hal yang diakibatkan oleh pergaulan bebas.

“Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan sosialisasi kesehatan remaja agar remaja bisa berperilaku hidup bersih dan sehat, menjaga pergaulan sesuai norma agama dan mengembangkan dirinya. Kegiatan sosialisasi ini bekerja sama dengan PDNA Purworejo,”ujar Ahmad Saefudin Zuhri

Pembicara materi sosialisasi yakni Nur ngazizah Ketua PDNA Purworejo sekaligus dosen UMP menjelaskan bahwa perilaku sehat lahir dan batin akan menjadi bagian kesuksesan dari para remaja.

“Kesehatan lahir yaitu pemeliharaan kesehtan yang bersifat fisik, menjaga kesehatan tubuh, tidak menggunakan NAPZA dan Psikotropika, menjaga pergaulan dengan lawan jenis dengan tidak melakukan free sex, tidak saling bertukr alat pribadi yang bisa menjadi perantara penularan penyakit dan selalu berolahraga secara teratur untuk menjaga keseimbangan tubuh. Sedangkan kesehatan batin adalah selalu berfikir positif dalam segala hal, menjaga hubungan kedekatan dengan Allah SWT Sang Pencipta dengan cara beriabdah yang baik, menjaga keindahan akhlaq dengan selalu mengedepankan perilaku yang baik sesuai kaidah agama,”jelas Nur Ngazizah.

Lanjutnya, dipaparkan jika bisa memenuhi keduanya yakni kesehatan lahir dan batin akan dapat memerankan sebagai generasi penerus secara baik.

“Ketika kesehatan lahir dan batin ini seimbang, maka generasi muda dapat menjalankan perannya dengan maksimal yaitu sebagai generasi penerus bangsa dan peradaban dunia,”pungkasnya.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, sesi diskusi dan tanya jawab terlihat sangat hidup dan mereka pada remaja memnag butuh pendamping untuk mengisi masa remajanya dengan kegiatan yang positif. Sehingga keluarga, sekolah dan masyarakat harus saling bersinergi untuk mengantarkan remaja kita agar bisa sehat lahir batin dan mempunyai peran aktif untuk masyarakat dan bangsanya. (Syifa) 

Kontributor: Akhmad Musdani

 

Shared:
Shared:
1