Pimpinan PTM Miliki Kompetensi Leadership

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 15 Januari 2019 12:42 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SLEMAN -- Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah menggelar Leadership Training Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) angkatan ketiga bertempat di Hotel Jayakarta. Kegiatan ini terselenggara dari tanggal 14 Januari hingga 19 Januari 2019.

Koordinator Pelaksana Training, Syamsuddin mengatakan para peserta yang terpilih melalui seleksi berjumlah 30 dari 58 pendaftar.

"Tema yang kita angkat masih sama yakni strategi perubahan menghadapi era disrupsi.Tidak cukup mendirikan perguruan tinggi atau Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari niat baik saja, membutuhkan cara-cara tertentu. Maka dari kegiatan ini akan membantu para pimpinan PTM dalam mengelola aum," kata dia.

Sementara itu, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Lincolin Arsyad mengatakan permintaan untuk mengikuti kegiatan ini sangat banyak.

"Namun karena kami harus tetap mengoptimalkan pelatihan, sehingga tetap membatasi peserta," ungkapnya.

Jumlah PTM sekarang sudah ada 175 hitungan dari Majelis Diktilitbang, 48 Universitas sisanya sekolah tinggi kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.

"Majelis Diktilitbang juga sudah mulai mengelola dana yang cukup banyak. Karena mengurus banyak dana umat, hasil dari orang tua yang menyekolahkan anaknya yang orangtuanya masih masyarakat menengah kebawah. Sehingga kami perlu bertanggung jawab dan amanah," jelasnya.

Selain itu, tantangan eksternal juga makin banyak.

"Jangan sampai ada PTM yang belum besar sudah banyak masalah atau makin besar malah makin banyak masalah," lanjutnya.

Untuk itu mengembangkan PTM memang harus dimulai dari leadernya atau pimpinannya. Oleh karena itu, Majelis Diktilitbang mengadakan pelatihan kepemimpinan.

Pimpinan PTM diharapkan harus memiliki kompetensi leadership dan keilmuan kedepannya.

'"Pimpinan PTM harus belajar melihat aturan-aturan baru dan harus punya daya tahan saing, komunikasi juga negosiasi dengan pihak internal maupun eksternal," pungkasnya. (Syifa)

Shared:
Shared:
1