Wujudkan Semangat Ta’awun, Anak Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Dusun Patran

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 30 Desember 2018 14:49 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SLEMAN –  Milad 106 Tahun Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Patran dinilai spesial oleh dr.Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dalam kesempatan itu juga didaulat mengisi tabligh akbar yang digelar pada Ahad (30/12) bertempat di halaman gedung dakwah Muhammadiyah Patran.

Spesialnya acara milad ini yang pertama, karena dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini.

Dan kedua, anak dari Haedar dan Noordjannah yakni dr. Hilma Nadhifa Mujahidah, MMR dan dr. Nuha Aulia Rahman hadir memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga dusun Patran, Tegalrejo, Moyudan, Sleman. Sekadar diketahui, sebelumnya putra bungsu Haedar dan Noordjannah yakni dr. Nuha, juga pernah terlibat dalam misi kemanusiaan yang tergabung dalam Muhammadiyah Aid, dan memberikan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan bagi pengungsi Rohingya di Bangladesh.

“Apa yang dilakukan oleh dr Hilma dan dr Nuha ini merupakan wujud dari semangat ta’awun yang selama ini digaungkan oleh Muhammadiyah, yakni berbagi dan menolong sesama, salah satunya yakni dalam hal kesehatan,” tutur Taufiqurrahman.

Sementara dalam tausyiahnya, Taufiqurrahman mengatakan bahwa Muhammadiyah sejak kelahirannya selalu memegang tegus semangat untuk memberi. Yakni diwujudkan dengan membangun lembaga pendidikan, rumah sakit, panti asuhan, dan amal usaha lainnya yang bertujuan untuk membantu sesama.

“Semangat memberi ini harus kita pertahankan sebagai warga Muhammadiyah, karena dengan semangat ini lah Muhammadiyah tetap terus berkembang menjadi besar,” ujar Taufiqurrahman.

Salah satu bukti Muhammadiyah terus berkembang yakni dengan hadirnya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah diberbagai belahan dunia. Dan bahkan, Muhammadiyah turut mendirikan amal usaha dibeberapa negara, seperti mendirikan TK ABA di Kairo, Sekolah Muhammadiyah di Melbourne, Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Malaysia, dan amal usaha lainnya.

“Apa yang sudah diperjuangkan oleh Muhammadiyah sejauh ini mari sama-sama kita rawat dan terus kita kembangkan, guna terwujudnya Islam, Indonesia, dan Muhammadiyah yang berkemajuan,” pungkas Taufiqurrahman.

Shared:
Shared:
1