Nasyiatul ‘Aisyiyah Kampanyekan Keluarga Muda Tangguh

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 24 Desember 2018 13:44 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANYUMAS– Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) sebagai gerakan putri Islam yang bergerak dalam aspek keperempuanan, keagamaan, kemasyarakatan dan pendidikan terus bermetamorfosa menjadi sebuah gerakan yang memiliki concern (baca: perhatian) pada perempuan dan anak.

Implementasi gerakan itu salah satunya diwujudkan dengan mengampanyekan Keluarga Muda Tangguh. Nasyiatul ‘Aisyiyah memandang keluarga sebagai sub unit terkecil suatu masyarakat dimana setiap anggota keluarga memiliki perannya masing-masing. Untuk itu, Nasyiatul ‘Aisyiyah memiliki peranan penting mendorong perempuan harus mampu berdaya, baik di ranah domestik ataupun publik.

Progam Keluarga Muda Tangguh merupakan salah satu progam unggulan Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah Periode 2018-2020 terus di kampanyekan seperti yang terlihat dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah ke-VIII, pada 22-24 Desember 2018 yang bertempat di Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Cilongok, Banyumas.

Erna Widiyaningrum, Ketua Departemen Kader PP Nasyiatul ‘Aisyiyah yang menyampaikan materi “Keluarga Muda Tangguh: Penguatan Kualitas Keluarga Nasyiah dalam Menghadapi Tantangan Global”, menyampaikan bahwa Keluarga Muda Tangguh Nasyiatul ‘Aisyiyah memiliki relasi hermonis antar anggota keluarga dengan menjalankan fungsi dan perananya masing-masing baik aspek agama, sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan ekonomi yang berlandaskan pada nilai Islam untuk mencapai keluarga ideal.

Menurutnya, capaian keluarga ideal adalah pilar bangsa yang berkemajuan. Inilah wujud dan kontribusi Nasyiatul ‘Aisyiyah dengan progam Keluarga Muda Tangguh untuk mebangun bangsa dan memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat saat ini. 

“Keluarga Muda Tangguh juga sebagai wujud multi perspektif Nasyiatul ‘Aisyiyah untuk membentengi keluarga dan anak dari pengaruh yang tidak baik seperti diantaranya narkoba, seks bebas, kekerasan dalam rumah tangga, serta trafficking atau perdagangan manusia,” ungkapnya.

Berikut sepuluh pilar penyangga yang dikampanyekan sebagai Keluarga Muda Tangguh Nasyiatul ‘Asiyiyah, yaitu (1) Kokoh aqidah dan akhlakuk karimah (2) Sehat jasmani, rohani, dan lingkungan (3) Memiliki kemadirian (4) Berkeadilan dengan semangat Al-Maun (5) Memiliki misi perdamaian (6) Demokrasi (7) Anti kekerasan (8) Kesetaraan akses (9) Ramah lingkungan dan (10) Tanggap bencana. (Andi)

Sumber: Siti Nurhayati

Shared:
Shared:
1